• Kamis, 2 Desember 2021

Ini Alasan Napoleon Bonaparte Melakukan Penganiayaan Terhadap Muhammad Kace

- Senin, 20 September 2021 | 07:30 WIB
Muhammad Kece dan Napoleon Bonaparte (foto: portalmajalengka.pikiranrakyat.com dan trengalekpedia.pikiran-rakyat.com)
Muhammad Kece dan Napoleon Bonaparte (foto: portalmajalengka.pikiranrakyat.com dan trengalekpedia.pikiran-rakyat.com)

NEWSmedia - Muhammad Kace atau pria yang bernama asli Kosman Bin Suned, kemarin  Minggu, 18 September 2021 melakukan pelaporan ke Bareskrim Polri melalui kuasa hukumnya atas penganiayaan yang diterimanya didalam tahanan.

Dia melaporkan jika dirinya mendapatkan siksaan oleh sesama tahanan lebih dari satu orang, di antaranya Irjen Napoleon Bonaparte salah satu tahanan yang menjadi tersangka kasus Red Notif Djoko Chandra.

Dalam laporan itu Muhammad Kace yang menjadi tersangka dalam kasus penisataan agama, dirinya tidak lagi merasa aman meski di dalam tahanan

Baca Juga: Pelaku Penganiayaan Terhadap Muhammad Kace Diduga Seorang Jenderal Bintang Dua

Sementara keterangan yang diperoleh dari  Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi, Muhammad Kece dilumuri kotoran manusia mulai dari wajah hingga tubuhnya oleh diduga Napoleon Bonaparte dan beberapa tahanan lain.

"Keterangan sementara wajah dan tubuh korban dilumuri dengan kotoran manusia oleh pelaku," ujar Andi.

Menurutnya pihak kepolisian juga akan memeriksa Napoleon Bonaparte beserta beberapa tahanan lain untuk dimintai keterangan.

Baca Juga: Heboh Kabar Muhammad Kace Dianiaya Sesama Tahanan di Rutan Bareskrim

Infomrasi yang diperoleh dari surat terbuka yang ditulis oleh Napoleon Bonaparte melalui kuasa hukumnya Haposan Batubara.

Napoleon Bomaparte sebagai terduga pelaku melakukan penyiksaan dengan memberikan kotoran manusia karena ketersinggungan atas hinaan kepada Agama Islam, Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.

"Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air sebenarnya saya ingin berbicara langsung dengan saudara-saudara semua, namun saat ini saya tidak dapat melakukannya," tulis Napoleon.

Napoleon juga menulis dalam surat terbuka itu bahwa dirinya lahir dan dibesarkan sebagai seorang muslim. Dia menyebut Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin.

"Alhamdulillah YRA, bahwa saya dilahirkan sebagai seorang muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin," tulisnya.

Baca Juga: Berapa Harta Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin? Naik 3 kali Lipat Sejak jadi Gubernur Hingga Anggota DPR

Dia juga menambahkan, siapa pun berhak menghina dirinya namun tidak dengan Allah, Rasulullah dan Al-Quran. Siapapun yang menghina Allah, dia bersumpah akan melakukan tindakan terukur.

"Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku, Al-Quran, Rasulullah SAW dan akidah Islamku, karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya," ujar Napoleon tegas.

Napoleon juga menyebut perbuatan Muhammad Kace sangat membahayakan persatuan dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Tetapi sayangnya menurut Napoleon, konten penghinaan yang dilakukan oleh Muhammad Kace hingga saat ini masih bisa dilihat di kanal Youtube.

"Saya sangat menyayangkan bahwa sampai saat ini pemerintah belum juga menghapus semua konten di media, yang telah dibuat dan dipublikasikan oleh manusia-manusia tak beradab itu," tambahnya.

Sementara informasinya, Irjen Napoleon Bonaparte akan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian pekan depan.***

Halaman:

Editor: Fatihin Rere

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X