• Senin, 18 Oktober 2021

Jaka Ramadhan Anggota Kelompok Mujahidin Indonesia Timur yang Tewas Ditembak Aparat Ternyata Warga Pandeglang

- Senin, 20 September 2021 | 12:41 WIB
Daftar DPO Kasus Teroris MIT Sulawesi Tengah
Daftar DPO Kasus Teroris MIT Sulawesi Tengah
NEWSmedia - Aparat kepolisian dan TNI yang tergabung dalam Satgas Madago Raya pekan lalu menembak pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yakni Ali Kalora dan Jaka Ramadhan
 
Kedua korban tewas merupakan pimpinan dan pengawal dari kelompok teroris yang tewas ditembak aparat saat penggerebekan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng Sabtu, 18 September 2021.
 
Kini identitas Jaka Ramadhan yang menjadi tangan kanan Ali Kalora itu terungkap dari penelururan aparat di wilayah hukum Polres Pandeglang Banten. Jaka Ramadan ternyata merupakan warga di Kecamatan Bojong, Pandeglang, Banten.
 
 
Kapolsek Bojong AKP Sukarman mengaku, pihaknya sudah menelusuri identitas yang dikirimkan pihak Polda Banten dan ada kecocokan antara identitas dan berbagai bukti yang menunjukan Jaka Ramadan warga Pandeglang.
 
"Dari hasil penelusuran anggota kami dilapangan, yang bersangkutan ini memiliki identitas sebagai warga di Kecamatan Bojong, Pandeglang," kata Kapolsek Bojong AKP Sukarman Senin, 20 September 2021.
 
 
Tetapi kata Sukarman, Jaka diketahui sudah puluhan tahun tidak menetap di rumahnya di wilayah Bojong, Pandeglang, karena Jaka sudah lama merantau hingga ke luar pulau dan tidak pernah pulang meski Hari Raya Idul Fitri atau lebaran.
 
Tetapi kini Jaka tewas dan diketahui berada di Sulawesi Tengah dan bergabung menjadi anggota kelompok MIT pimpinan Santoso dan Ali Kalora yang keduanya sudah tewas ditembak aparat.
 
"Jadi Jaka ini memang sudah lama enggak tinggal di sana di Bojong, bahkan rumahnya juga udah kosong, udah enggak ditempatin lagi sekarang," pungkasnya.
 
 
 
Sementara itu, ibunda Jaka Ramadhan menolak ketika dikonfirmasi terkait kematian Jaka Ramadhan. Dia hanya menautkan kedua jari tanganya ke depan muka sebagai tanda memohon maaf sambil tersenyum tanpa berkata apapun.
 
Sebelumnya,, Satgas Madago Raya menembak mati pimpinan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora dan pengawalnya Jaka Ramadhan. Baku tembak yang terjadi pada Sabtu 18 September 2021, menewaskan keduanya setelah sebelumnya dilakukan penggerebekan oleh satgas di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng.
 
Ali Kalora sendiri tewas dengan membawa senapan M16, belasan peluru, bom, senjata tajam dan juga sejumlah perlengkapan yang ada di ranselnya.
 
Ali Kalora tewas ditembak bersama anak buahnya, yang keduanya merupakan DPO Satgas Madago Raya.
 
Sementara Satgas Madago Raya hingga kini masih memburu 4 anggota MIT yang menjadi DPO usai pimpinan mereka Ali Kalora tewas ditembak.***

Editor: Fatihin Rere

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X