• Rabu, 1 Desember 2021

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 4 Oktober 2021, Vaksinasi akan Ditekankan Pada Lansia  

- Senin, 20 September 2021 | 18:52 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.*
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.*

NEWSmedia – Pemerintah kembali memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali hingga 4 Oktober 2021 mendatang. Kebijakan PPKM berlaku mulai Selasa 21 September 2021.

Perpanjangan kebijakan PPKM disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan, Senin 20 September 2021.

Kebijakan itu lahir setelah pihaknya melakukan rapat terbatas dengan presiden,  Senin siang.

Baca Juga: Ini Pengakuan Selebgram RR alias RH si 'Kuda Poni' yang Live Bugil di Aplikasi Mango, Tidak Menerima BO

“Diputuskan bahwa dengan melihat perkembangan yang ada, maka perubahan PPKM level diperlakukan selama dua minggu untuk Jawa Bali,” kata Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan pers secara virtual, Senin 20 September 2021, secara mengatakan tanggal dimulai diberkakukannya kebijakan pemerintah itu.

Menurut Luhut kasus baru Covid 19 berada pada angka 1.932 orang, kasus sembuh sebanyak 6.799, dan kasus meninggal sebanyak 166 jiwa.

“Ini adalah angka yang dihasilkan oleh kerja keras seluruh tim yang cukup baik. Kasus harian turun hingga 98 % dari titik puncaknya 15 Juli yang lalu” katanya.

Baca Juga: Serial Little Mom Picu Pro Kontra, Natasha Wilona Ungkap Rahasia Keberhasilan Filmnya

Selain itu, Luhut juga mengatakan, bahwa saat ini tidak ada Kabupaten atau Kota yang berada di level 4. Risiko peningkatan kasus dapat naik kembali dan semakin tinggi dari waktu ke waktu tanpa diketahu lebih detailnya.

Mengingat masih tinggi tingkat konfirmasi Covid 19 di negara tetangga, pemerintah mengupayakan untuk membatasi pintu masuk perjalanan internasional ke Indonesia.

Memperketat proses karantina selama 8 hari dan PCR sebanyak 3 kali bagi warga negara asing maupun WNI yang datang dari luar negeri.

Baca Juga: Resep Minuman Herbal untuk Daya Tahan Tubuh Ala dr. Zaidul Akbar, Cukup dengan Rempah-rempah yang Ada di Dapur

Khusus untuk pintu masuk bandara hanya dibuka di Jakarta dan Manado, sedangkan untuk laut hanya di Batam dan Tanjung Pinang. Sementara untuk jalur darat hanya dapat diakses di Aruh, Entikong, Dudukan, dan Motain.

Dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid 19, masyarakat hendaknya tetap menjalankan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Beberapa Kabupaten Kota masih perlu dikejar untuk mencapai target 70% dosis 1, dan terutama 60% dosis 1 lansia,” kata Luhut.

Baca Juga: Wanita ‘Kuda Poni’ yang Live Bugil di Mango Ternyata Punya Nama Asli Berinisial RH, Ini Penampakannya

Luhut mengatakan banyak angka kematian yang merupakan lansia, sehingga di beberapa Kabupaten atau Kota masih perlu ditekankan untuk melakukan vaksinasi. Selain itu untuk masyarakat umum juga tetap akan ditekankan.

“Dengan melihat perkembangan yang ada, maka perubahan PPKM level diberlakukan selama 2 minggu untuk Jawa Bali, namun evaluasi tetap dilakukan setiap minggunya untuk mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi begitu cepat,” ujar Luhut.

Luhut pun meminta keterlibatan aktif seluruh masyarakat Indonesia untuk menurunkan angka penularan Covid 19 dengan memutus mata rantai, mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga: Song Joong Ki Berulang Tahun, Postingan Mantan Istri Jadi Sorotan

Walaupun tingkat konfirmasi semakin sedikit dan level di Kabupaten atau Kota menurun, namun PPKM akan di perpanjang. Agar tidak terjadi kesalahan karena pengetahuan yang tidak mumpuni terkait varian delta.***

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X