• Senin, 18 Oktober 2021

Umar Patek, Napi Teroris yang Pernah Diburu 3 Negara Ternyata Orangnya Gombal dan Romantis

- Sabtu, 25 September 2021 | 15:41 WIB
Hisyam alias Umar Patek napi teroris terpidana kasus Bom Bali I 2002 di acara Podcast Kafe Toleransi yang disiarkan di kanal YouTube BNPT Sabtu 25 September 2021.
Hisyam alias Umar Patek napi teroris terpidana kasus Bom Bali I 2002 di acara Podcast Kafe Toleransi yang disiarkan di kanal YouTube BNPT Sabtu 25 September 2021.

NEWSmedia - Hisyam alias Umar Patek, terpidana kasus Bom Bali I yang kini tengah menjalani hukuman di Lapas Kelas 1 Surabaya mulai sering muncul di publik dengan sikap bersahabat. Ia adalah salah satu napi teroris yang tidak lama lagi bisa menghirup udara bebas.

Umar Patek yang merupakan asli Pemalang, Jawa Tengah itu adalah jaringan teroris yang terlibat aksi pengeboman, termasuk kasus Bom Bali I yang terjadi tahun 2002.

Kala itu, keberadaan Umar Patek tidak hanya meresahkan Indonesia. Ada 3 negara yakni Amerika Serikat, Australia dan Filipina yang memburu Umar Patek yang kerap menjadi koordinator lapangan aksi pengeboman.

Baca Juga: Terpidana Bom Bali Umar Patek Sebentar Lagi Bebas Penjara, Dia Sudah Lakukan Persiapan Ini

Umar Patek pun akhirnya ditangkap di Abbottabad, Pakistan pada 25 Januari 2011 dan divonis penjara pada 21 Juni 2012. Hakim memvonisnya dengan hukuman 20 tahun penjara.

Saat diwawancara di acara Podcast Kafe Toleransi yang disiarkan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Sabtu 25 September 2021, Umar Patek terlihat sangat bersahabat.

Dia bahkan tidak sungkan melempar guyonan yang jauh dari kesan menakutkan terhadap rekam jejaknya sebagai teroris.

Umar Patek menceritakan interaksi dan komunikasi antara dirinya dengan istrinya yang dia sebut dengan panggilan ‘soulmate’.

Baca Juga: Memuji Keberanian Jokowi Menyeberang Sungai Naik Perahu Tanpa Mesin, Paspampresnya Ketar-ketir

“Komunikasi lewat virtual. Kadang sering aku gombalin, Saya bilang ke soulmate, selama ini aku di lapas sampai lupa cara ngikat tali sepatu.

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X