• Rabu, 1 Desember 2021

Umar Patek, Napi Teroris yang Pernah Diburu 3 Negara Ternyata Orangnya Gombal dan Romantis

- Sabtu, 25 September 2021 | 15:41 WIB
Hisyam alias Umar Patek napi teroris terpidana kasus Bom Bali I 2002 di acara Podcast Kafe Toleransi yang disiarkan di kanal YouTube BNPT Sabtu 25 September 2021.
Hisyam alias Umar Patek napi teroris terpidana kasus Bom Bali I 2002 di acara Podcast Kafe Toleransi yang disiarkan di kanal YouTube BNPT Sabtu 25 September 2021.

NEWSmedia - Hisyam alias Umar Patek, terpidana kasus Bom Bali I yang kini tengah menjalani hukuman di Lapas Kelas 1 Surabaya mulai sering muncul di publik dengan sikap bersahabat. Ia adalah salah satu napi teroris yang tidak lama lagi bisa menghirup udara bebas.

Umar Patek yang merupakan asli Pemalang, Jawa Tengah itu adalah jaringan teroris yang terlibat aksi pengeboman, termasuk kasus Bom Bali I yang terjadi tahun 2002.

Kala itu, keberadaan Umar Patek tidak hanya meresahkan Indonesia. Ada 3 negara yakni Amerika Serikat, Australia dan Filipina yang memburu Umar Patek yang kerap menjadi koordinator lapangan aksi pengeboman.

Baca Juga: Terpidana Bom Bali Umar Patek Sebentar Lagi Bebas Penjara, Dia Sudah Lakukan Persiapan Ini

Umar Patek pun akhirnya ditangkap di Abbottabad, Pakistan pada 25 Januari 2011 dan divonis penjara pada 21 Juni 2012. Hakim memvonisnya dengan hukuman 20 tahun penjara.

Saat diwawancara di acara Podcast Kafe Toleransi yang disiarkan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Sabtu 25 September 2021, Umar Patek terlihat sangat bersahabat.

Dia bahkan tidak sungkan melempar guyonan yang jauh dari kesan menakutkan terhadap rekam jejaknya sebagai teroris.

Umar Patek menceritakan interaksi dan komunikasi antara dirinya dengan istrinya yang dia sebut dengan panggilan ‘soulmate’.

Baca Juga: Memuji Keberanian Jokowi Menyeberang Sungai Naik Perahu Tanpa Mesin, Paspampresnya Ketar-ketir

“Komunikasi lewat virtual. Kadang sering aku gombalin, Saya bilang ke soulmate, selama ini aku di lapas sampai lupa cara ngikat tali sepatu.

“Loh emang kenapa? Yang aku ingat cara ngikat hatimu,” ucap Umar Patek menceritakan interaksi saat melancarkan aksi gombal romantis kepada istrinya.

Umar Patek juga mengungkapkan sering dikirim makanan dan minuman kesukannya oleh istrinya

“Aku suka Kopi Kenangan. Sering dikirimi, soulmate yang ngirimin,” ungkapnya.

Lagi-lagi Umar Patek mengeluarkan kata gombal romantisnya setelah menyebut kopi kesukannya adalah Kopi Kenangan.

Baca Juga: Loker BUMN S1 2021: PT Berdikari Cari Calon Pekerja, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

“Hanya satu kenangan, kenangan bersama soulmate. Aku yang sering ngasih bunga,” ucap pria yang lebih nyaman menyebut diinya dengan panggilan nama aslinya, Hisyam.

Bahkan Umar Patek mengaku selalu mengikuti perkembangan dan tren, termasuk salam jari Saranghaeo ala Korea. Tahu dari mana?

“Sering nonton di TV aja, Saranghaeo, biar nggak kuper dong,” ujarnya.

Umar Patek mengatakan, sejak Pandemi Covid 19 warga binaan di Lapas Kelas 1 Surabaya jarang bisa bertemu secara fisik dengan sanak keluarga.

Baca Juga: 8 Cara Agar Terlihat Cantik Menurut Islam Tanpa Harus Memakai Make Up Mahal , ini Penjelasannya

“Kunjungan tidak ada secara fisik, hanya virtual berupa video call yang disediakan pihak lapas. sejak Pandemi Corona,” terangnya.

Saat ini Umar Patek nampaknya sedang bersiap untuk kembali ke masyarakat. Sejak menjalani hukuman pada 2012 hingga sekarang, Umar Patek sudah beberapa kali mendapat remisi .

Pada tahun ini saja, dia mendapat dua kali remisi. Pertama pada saat lebaran Idul Fitri 2021 mendapat 1,5 bulan, dan kedua remisi 5 bulan dalam rangka HUT ke-76 Kemerdekaan RI.***

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X