• Rabu, 1 Desember 2021

Hari Badak Sedunia 2021, Pokdarwis dan Pemuda Ujung Kulon Angkut 80 Karung Sampah dari Pulau Panaitan

- Sabtu, 25 September 2021 | 21:11 WIB
Beach clean up di Pulau Panaitan, Taman Nasional Ujung Kulon
Beach clean up di Pulau Panaitan, Taman Nasional Ujung Kulon

NEWSmedia - Memperingati Hari Badak Sedunia 2021, Asosiasi Pokdarwis Pandeglang dan pemuda Ujung Kulon melakukan bersih-bersih sampah di Pulau Panaitan.

Sedikitnya, para relawan yang turut memperingati Hari Badak Sedunia 2021 itu berhasil mengumpulkan 80 karung sampah.

"Kalau dikira-kira per 7Kg tiap karung, jumahnya kurang lebih setengah ton," kata Asosiasi Pokdarwis Pandeglang, Hudan Zulkarnaen melalui keterangan tertulisnya Sabtu, 25 September 2021 malam.

Baca Juga: Sambut Hari Badak Sedunia 2021, Pokdarwis dan Pemuda Ujung Kulon Bebersih Sampah di Pulau Panaitan

Kegiatan pungut sampah atau Beach Clean Up yang dilakukan di Pulau Panaitan, Taman Nasional Ujung Kulon itu diikuti oleh 24 volunteer, siswa dan mahasiswa PKL serta petugas Resort Legon Butun, Pulu Panaitan.

"Volunteer diberangkatkan Sabtu pagi dari Pantai Daplangu, Desa Kertajaya Kecamatan Sumur pada 07.00 WIB," ucapnya.

Sesampainya di Pulau Panaitan, kegiatan Beach Clean Up dimulai dengan pembukaan secara simbolis menyerahkan trashbag kepada perwakilan volunteer oleh Kepala Resort Legon Butun Seksi I Panaitan. 

Baca Juga: Hari Badak Sedunia 2021, Hima Biologi UIN Banten Gandeng Alabama Indonesia dan TNUK Kenalkan Badak Jawa

"Setelah pembukaan, kemudian dilanjutkan aksi pungut sampah disekitar dermaga Pulau Panaitan dan menghasilkan sekitar 80 Trash-bag," ujarnya.

Hudan menjelaskan, 80 trashbag merupakan sebagian kecil dari sampah yang ada di Pulau Panaitan, sebab mereka pun memiliki keterbatasan daya angkut sampah.

"Itu yang bisa diangkut, itu cuma sebagian kecil saja, karena kapal ga mampu ngangkut," katanya.

Baca Juga: Jumlah Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon Bertambah 2 Ekor, Kado HUT RI ke-76

Selain itu, Hudan juga mengungkapkan dari 80 trashbag tersbut, sampah yang mendominasi adalah sampah botol plastik dan kemasan air cup.

"Sampah yang paling mendominasi itu botol plastik dan kemasan air cup, selanjutnya sampah kita angkut ke darat dan dievakuasi ke tempatnya," ucap Hudan.

Sebelumnya diketahui, Asosiasi Pokdarwis dan Pemuda Ujung Kulon memperingati Hari Badak Sedunia 2021 dengan melakukan Beach Clean Up atau bersih-bersih sampah di Pulau Panaitan.

Baca Juga: Tertangkap Kamera, 2 Anak Badak Jawa Lahir di Taman Nasional Ujung Kulon Pandeglang

Pulau Panaitan merupakan salah satu pulau yang ada di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) yang menjadi penyangga habitat Badak Jawa atau Rhinoceros Sondaicus.

Beach Clean Up adalah kegiatan yang diinisiasi oleh masyarakat penyangga TNUK, tanpa menggunakan anggaran APBN/APBD.***

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X