• Minggu, 7 Agustus 2022

Di Balik G30S, Taufiq Ismail Ungkap Aksi Pelecehan Tuhan dan Agama yang Dilakukan PKI Melalui Seni Ludruk

- Rabu, 29 September 2021 | 10:30 WIB
Sastrawan Indonesia Taufiq Ismail.
Sastrawan Indonesia Taufiq Ismail.

NEWSmedia - Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau yang sering disebut dengan istilah G30S PKI adalah tragedi mencekam yang pernah melanda masyarakat Indonesia pasca Kemerdekaan dulu.

Pemberontakan sekaligus pembantaian oleh para penggerak PKI telah menggemparkan Indonesia bahkan dunia. Gerakan itu terjadi pada 30 September sampai awal Oktober 1965.

Dalam tragedi G30S PKI terjadi penculikan, penyiksaan, pembunuhan bahkan penguburan tujuh orang perwira tinggi militer Republik Indonesia secara tidak pantas (tragedi Lubang Buaya).

Baca Juga: 5 Film Indonesia yang Bikin Kamu Kepengen Kuliah di Luar Negeri, Lihat Keseruannya

Ke tujuh jendral yang menjadi korban kekejaman PKI adalah Jendral TNI Anumerta Ahmad Yani, Letnan Jendral R. Soeprapto, Letnan Jendral MT Haryono, Letnan Jendral S. Parman, Mayor Jendral Sutoyo Siswomiharjo, Kapten Pierre Andreas Tendean.

Tragedi itu membekas hingga saat ini. Pembahasan soal gerakan pengkhianatan dan kekejaman PKI itu terus menjadi topik hangat dan kajian yang bertujuan untuk mengetahui dan juga menghindari sikap-sikap komunis dan nilai-nilai perjuangan bangsa.

Sastrawan Indonesia Taufiq Ismail memberikan kesaksian tentang jejak langkah PKI yang bukan hanya melakukan kekejaman, melainkan sebagai kelompok yang juga tidak mengakui keberadaan Tuhan.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 29 September 2021: Kesehatan Libra, Virgo dan Scorpio Diramal Prima, Leo Perbanyak Senyum

Hal itu disampaikan Taufiq Ismail saat diundang menjadi narasumber di YouTube Channel Fadli Zon Official, 28 September 2021.

Taufiq Ismail menyampaikan topik tentang ‘Matine Gusti Allah’ yang dilakukan oleh PKI. Ia mengatakan bahwa PKI melakukan tindakan keji yaitu melecehkan dan menajiskan Agama.

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini