• Rabu, 17 Agustus 2022

Tips Membuat Lamaran Kerja dan Cara Menulis Cover Letter yang Menarik dengan Kata Kunci yang Tepat

- Rabu, 29 September 2021 | 11:21 WIB
ILustrasi. (Foto/Pixabay)
ILustrasi. (Foto/Pixabay)

NEWSmedia  - Memiliki cover letter yang memberi  kesan pertama yang baik itu penting. Lamaran kerja yang menarik akan berpeluang lebih banyak untuk dilirik perekrut.

Cover letter merupakan cara untuk memperkenalkan diri dan menjelaskan bahwa kamu merupakan orang yang tepat untuk posisi tersebut.

Resume menjelaskan skill, pengalaman, dan pencapaian-pencapaianmu. Sedangkan cover letter menggabungkan semuanya ke dalam dokumen sesuai dengan posisi yang dilamar.

Baca Juga: Di Balik G30S, Taufiq Ismail Ungkap Aksi Pelecehan Tuhan dan Agama yang Dilakukan PKI Melalui Seni Ludruk

Melalui cover letter, kamu bisa memberitahu perusahaan bahwa kamu sudah mencari tahu perusahaan tersebut sebelumnya. Berikut cara menulis cover letter yang tepat agar dilirik perekrut:

1. Sesuaikan skill dan pengalaman dengan posisi yang dilamar.

Cover letter berisi rangkuman diri yang lebih spesifik, dengan menonjolkan skill dan pengalaman yang relelvan dengan pekerjaan.

Baca Juga: Aturan Terbaru Penggolongan SIM Telah Berlaku Sejak Agustus, Wajib Tahu Tak Semua Roda Dua Pakai SIM C

2. Tulis dengan singkat

Waktu yang perusahaan perlukan untuk membaca cover letter lebih pendek dari waktu untuk membaca resume. Maka, tulislah cover letter dengan singkat dan to the point.

3. Jangan mengulang apa yang ada di resume

Pilih poin yang relevan dengan posisi lamaran untuk ditunjukkan. Jelaskan bagaimana poin-poin ini menunjukkan bahwa bahwa kamu merupakan pilihan yang cocok untuk posisi tersebut.

Baca Juga: 5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari untuk Disimpan Di Lemari Es

4. Buat cover letter yang berbeda untuk setiap lamaran

Menyesuaikan cover letter dapat mengindikasiksan bahwa kamu sudah mempelajari hal tentang perusahaan tempat kamu melamar.

5. Koreksi cover letter

Pastikan nama-nama dan penjelasan sudah di dalamnya sudah tepat dan pastikan pula tidak ada kesalahan pada penulisan (typo) karena hal itu berpengaruh pada penilaian perekrut tentang sejauh mana kamu teliti pada setiap hal.

Baca Juga: 5 Film Indonesia yang Bikin Kamu Kepengen Kuliah di Luar Negeri, Lihat Keseruannya

Setelah itu, kamu pun perlu memperbaiki kualitas resume yang akan kita kirim pada perekrut. Penggunaan kata kunci yang tepat dalam resume akan meningkatkan kesempatan untuk dilirik oleh perekrut dan dipanggil untuk wawancara.

Hanya perlu waktu 6 detik untuk menunjukkan pada perekrut bahwa kamu memiliki apa yang dibutuhkan agar bisa lanjut ke tahap rekrutmen selanjutnya. Berikut caranya:

1. Tinjau iklan lamaran pekerjaan secara tuntas

Periksa deskripsi pekerjaan secara teliti  untuk mengetahui keterampilan yang diminta, kualifikasi, serta tanggung jawab posisi yang sedang dicari.

Baca Juga: Teh Alpukat : Tak Hanya Buah Biji Alpukat Juga Memiliki Segudang Manfaat untuk Kesehatan dan Kecantikan

Personalia akan menyingkirkan resume yang tidak mencantumkan kata kunci atau frasa dalam iklan pekerjaan.

Baik dengan membaca lamaran satu-persatu atau menggunakan software sistem pelacak kerja atau applicant tracking system (ATS).

Perhatikan keterampilan yang diperlukan untuk pekerjaan yang dicari. Jika kamu memilikinya, maka tegaskan dalam resume-mu.

Baca Juga: Hasil Persija Vs Persita: Gol Irsyad Maulana Selamatkan Pendekar Cisadane dari Kekalahan, Skor Imbang 1-1

2. Tinjau website perusahaan dan cari tahu budaya kerjanya.

Kesesuaian dengan budaya bisa menentukan kualitas kerja seseorang. Perekrut juga sangat hati-hati dalam memilih kandidat yang akan cocok bekerjasama dengan timnya.

Kunjungi website perusahaan mereka dan lihat nilai-nilai apa yang diutamakan oleh perusahaan dan anggota-anggotanya. Jika merasa cocok, cantumkanlah hal tersebut dalam resume.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 29 September 2021: Kesehatan Libra, Virgo dan Scorpio Diramal Prima, Leo Perbanyak Senyum

3. Tonjolkan keterampilan teknis dan soft skills-mu.

Masukkan kata-kata kunci yang spesifik digunakan dalam sektor industri untuk menjelaskan pelatihan, pengalaman, serta kelebihanmu.

Cantumkan pula soft skills yang kamu miliki agar perekrut mendapat gambaran mengenai sifat dan sikapmu.

Baca Juga: Cara Kepribadian Ekstrovet, Introvert dan Ambivert Menghadapi Kehidupan Baru Setelah Pandemi

4. Fokus pada kualitas yang penting.

Ketika menggunakan kata kunci dalam resume, gunakanlah kata-kata yang relevan dengan dirimu dan pekerjaan yang dilamar.

Fokus pada kualitas diri yang paling penting untuk dilihat. Gunakan kata dan frasa yang paling bisa menunjukkan kelebihanmu, baik sebagai karyawan tetap maupun yang belum memiliki banyak pengalaman.

Baca Juga: Polisi Ungkap Korban Penembakan di Tangerang Bukan Ustaz Melainkan Paranormal yang Ketahuan Cabuli Istri Orang

5. Buat sesimpel mungkin.

Tidak perlu menggunakan kata-kata sulit untuk membuat perekrut terkesan. Jika digunakan dengan tepat, kata kunci yang sederhana pun sudah cukup bisa membuatmu terlihat layak untuk posisi yang diincar.

Berikut adalah beberapa contoh kata kunci dan frasa untuk resume yang NEWSmedia rangkum melalui jobstreet.co.id.

  • Mengutamakan klien
  • Berjiwa pemimpin
  • Pembuat keputusan
  • Sifat menarik
  • Koordinator yang efisien
  • Teliti
  • Berorientasi pada hasil
  • Berorientasi pada tujuan
  • Mudah bekerjasama
  • Mampu multitasking
  • Menerima tantangan
  • Bermotivasi
  • Kreatif
  • Berpikir out of the box
  • Keterampilan manajerial
  • Keterampilan memimpin
  • Pintar berkomunikasi
  • Sikap positif
  • Mampu bekerja di bawah tekanan
  • Mudah beradaptasi dan fleksibel

Setelah merevisi resume untuk memasukkan kata kunci dan frasa yang benar, tingkatkan kualitas karirmu ke level yang lebih tinggi. Resume terbaik akan membuka pintu menuju karir yang sesuai untukmu.*** 

Halaman:
1
2
3
4
5

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini