• Senin, 29 November 2021

Wakil Ketua DPRD Kota Serang Dilaporkan ke Polda Banten, Atas Dugaan Korupsi Pemotongan Uang Honor Office Boy

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 17:40 WIB
Direktur ALIPP, Uday Suhada melaporkan dugaan korupsi pemotongan uang honor Office Boy dan Pamdal DPRD Kota Serang, yang diduga menyeret nama salah satu Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Rabu 6 Oktober 2021. Berkas pelaporan diterima aparat bagian Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Banten. (Foto: Ist/NEWSmedia)
Direktur ALIPP, Uday Suhada melaporkan dugaan korupsi pemotongan uang honor Office Boy dan Pamdal DPRD Kota Serang, yang diduga menyeret nama salah satu Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Rabu 6 Oktober 2021. Berkas pelaporan diterima aparat bagian Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Banten. (Foto: Ist/NEWSmedia)

NEWSmedia - Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP), melaporkan dugaan korupsi yang melibatkan salah satu Wakil Ketua DPRD Kota Serang, ke Direktrat Reserse Kriminal Umum (Direskrimsus) Polda Banten, Rabu 6 Oktober 2021.

Direktur ALIPP, Uday Suhada membeberkan, yang menjadi dasar pelaporan ke Mapolda Banten adalah dokumen APBD Kota Serang tahun 2021.

Didalamnya tertuang mata anggaran Belanja Jasa Tenaga Keamanan dengan pagu anggaran Rp1.287.600.000,-.

Baca Juga: Spoiler One Piece Chapter 1028: Cipher Pol Zero Muncul di Onigashima, Sanji Berubah Jadi Germa?

“Anggaran tersebut diperuntukkan bagi honor para pegawai Pengamanan dan Pengendalian (PADAL) dan para Office Boy (OB),” kata Uday.

Dikatakan Uday Suhada, pada proses tender terdapat dua perusahaan yang melakukan penawaran, yakni PT. PNS Indonesia, dengan nilai penawaran sebesar Rp1.110.000.000,-. Peserta kedua adalah PT. MKM dengan nilai penawaran Rp1.247.600.000,-.

Akan tetapi pada tahapan evaluasi, yang diundang hanya PT. MKM, yang beralamat di Taman Graha Asri, Kota Serang. Selanjutnya PT.MKM yang menjadi pemenang tender tersebut.

Baca Juga: Kualifikasi Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Matangkan Taktik dan Strategi untuk Hadapi Taiwan

Pada tahap pelaksanaan, pembayaran gaji (honor) kepada para petugas PAMDAL & OB di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Serang, ditemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi melalui pemotongan atas hak mereka.

“Pemotongan atas hasil keringat para honorer tersebut diduga dilakukan oleh seorang oknum Wakil Ketua DPRD Kota Serang, yakni Sdr. RA, yang notabene adalah wakil rakyat,” kata Uday Suhada.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X