• Jumat, 12 Agustus 2022

Soal Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Untirta, Wakil Rektor: Kalau Terbukti Bersalah, Proses Hukum!

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 17:51 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual (Pixabay/ Anemone123)
Ilustrasi pelecehan seksual (Pixabay/ Anemone123)

NEWSmedia - Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Suherna angkat bicara terkait dugaan kasus pelecehan seksual di Untirta, Serang.

Menurut Suherna, pihaknya telah memanggil pelaku yang tidak lain adalah Ketua BEm atau Presma Untirta untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Dari segi organisasi BEM, kita akan Plt kan sehingga si pelaku mundur, katakan begitu itu yang pertama dari segi BEM," kata Suherna saat dihubungi melalui panggilan selulernya pada Jumat, 8 Oktober 2021.

Baca Juga: Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Untirta Viral! Terduga Pelakunya Presiden Mahasiswa, Korbannya Lebih Dari 1

Yang kedua, kata Suherna, pihaknya akan menyiapkan sanksi terhadap pelaku jika memang peristiwa itu benar terjadi.

"Sanksi nanti kita akan rapatkan, karena selama itu kalau ada laporan dari pidana, maka kita tunggu inkrahnya, tapi kalau damai ya monggo itu silahkan itu di luar ranah," ujarnya.

Dalam proses itu, lanjut Suherna, pihaknya telah memberikan cuti terhadap pelaku, namun jika kasus itu telah memenuhi unsur pidana, pihaknya akan mencabut status mahasiswa pelaku.

Baca Juga: Kronologi Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Untirta, Pelaku Minta Dibawakan Makanan ke Kosan

"Tapi kalau inkrah, ada pengaduan pidana dan dia ditahan, akan kita D.O, begitu aja prosesnya. Kebijakan dari kampus karena memang ini di luar dari kegiatan di antara oknum mahasiswa," ucapnya.

"Kalau memang dia bersalah, ya proses hukum, kalau tidak bersalah ya jangan, syukur-syukur damai lah," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Artikel Terkait

Terkini