• Senin, 29 November 2021

Sejarah Lahirnya Hari Santri Nasional yang Diperingati Setiap Tanggal 22 Oktober

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 06:20 WIB
Santri di Pesantren Irhamna Bilquran Pandeglang. (Instagram.com/pesantrenirhamna)
Santri di Pesantren Irhamna Bilquran Pandeglang. (Instagram.com/pesantrenirhamna)

NEWSmedia - Berikut penjelasan singkat mengenai sejarah lahirnya Hari Santri Nasional (HSN) atau Hari Santri 2021.

Hari Santri Nasional adalah hari untuk mengingat dan meneladani semangat jihad para santri yang berani merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajah.

Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober setiap tahunnya. Peringatan ini
ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo Pada tanggal 22 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta.

Baca Juga: 30 Pendaki Jalankan Misi PPP ke 5 Gunung di Indonesia, Arwani Thomafi: Santri Ka’bah Menuju Puncak Kejayaan

Pengambilan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional tidak terlepas dari perjuangan KH Hasyim Asy'ari.

Saat itu, KH Hasyim Asy'ari yang menjabat sebagai Rais Akbar Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) mendeklarasikan resolusi jihad yang mewajibkan seluruh umat Islam melawan tentara sekutu pada 22 Oktober 1945.

Hal tersebut merupakan jawaban dari pertanyaan Presiden Soekarno tentang hukum melawan
penjajah.

Baca Juga: Ini Filosofi Tema dan Logo Hari Santri Nasional 2021, Keren Kan?

Melalui utusannya, Soekarno bertanya kepada K.H. Hasyim Asyari, apakah hukumnya membela tanah air, bukan membela Allah, membela Islam atau membela Alquran? Sekali lagi, membela tanah air?.

Atas dasar itulah, kemudian melahirkan peristiwa heroik 10 November 1945 sebagai perlawanan
rakyat Indonesia kepada tentara sekutu yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X