• Senin, 29 November 2021

UPDATE TERKINI! Bos Robot Trading Mark AI Bawa Kabur Duit Member di Atas Rp200 Miliar

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 11:15 WIB
Para member robot trading Mark AI berkumpul di salah satu tempat di Jakarta.  (Foto: TangkapLayar Youtube Mas Alec Chanel) (NEWSmedia)
Para member robot trading Mark AI berkumpul di salah satu tempat di Jakarta. (Foto: TangkapLayar Youtube Mas Alec Chanel) (NEWSmedia)

NEWSmedia – Aplikasi robot trading Mark AI fix scam alias telah melakukan penipuan terhadap sekitar 200.000 member yang tersebar di hampir seluruh pelosok tanah air.

Selain di Indonesia, korban-korbannya tersebar disejumlah negara, antara lain Malaysia, Vietnam, dan India.

Besarnya jumlah uang yang diduga dibawa kabur pihak Mark AI terungkap setelah para korban Mark AI menghimpun diri dan tergabung dalam 9 group untuk wilayah Jabodetabek.

Baca Juga: Respon 12 Zodiak Saat Jatuh Cinta, Kamu Pernah Mengalaminya?

“Ini baru dua sampai tiga group saja, jumlahnya mencapai Rp167 miliar. Bagaiamana kalau sudah dihitung semua group. Ini baru Jabodetabek, belum lagi yang di luar daerah, dan negara-negara lain,” ungkap salah seorang member bernama Alex.

Alex pun menyiarkan setiap progres yang dilakukan para member yang sudah menyatukan diri tersebut dalam tayangan Youtube Mas Alec Chanel.

Dalam tayangan Youtube yang diunggah Kamis 21 Oktober 2021, Alex mengungkapkan saat ini para korban Mark AI telah tergabung dalam 9 group yang jumlahnya mencapai ribuan. Lantaran, setiap group membawahi jumlah anggota ratusan orang.    

Baca Juga: Jadwal Acara Global TV 21 Oktober 2021: Aksi Seru Film The Scorpion King 2 dan Sinetron IPA dan IPS

Tujuan dibuat group tersebut, kata Alex untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi, dan selalu menyampaikan informasi silang tentang perkembangan yang terjadi. Termasuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

“Tujuannya orang ini ditangkap. Jason alias Hindera (direktur Mark AI, red), baik yang di atas nya atau dibawahnya. Tapi hp mereka semua sudah tidak aktif. Jika kemudian hari uangnya kembali adalah bonus,” katanya.  

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X