• Selasa, 30 November 2021

Tarif Terbaru RT-PCR, RS dan Faskes yang Terapkan Harga Tinggi akan Ditutup dan Dicabut Izin Operasionalnya

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:15 WIB
Ilustrasi tes RT PCR Covid-19.
Ilustrasi tes RT PCR Covid-19.

NEWSmedia - Pemerintah akhirnya menurunkan harga pemeriksaan RT-PCR (Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction) untuk tes Covid-19.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D., Sp.THT-KL(K), MARS mengatakan berdasarkan evaluasi yang dilakukan, telah dilakukan perhitungan biaya pengambilan dan pemeriksaan RT-PCR.

Komponen-komponennya adalah jasa pelayanan/SDM, komponen reagen dan bahan habis pakai (BHP), komponen biaya administrasi, Overhead, dan komponen biaya lainnya yang disesuaikan dengan kondisi saat ini.

Baca Juga: Pasta Gigi untuk Jerawat, Resiko dan Manfaat Lebih Tinggi Mana? Berikut Penjelasan dr. Eugenia Cindy

“Dari hasil evaluasi, kami sepakati bahwa batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR diturunkan menjadi Rp275 Ribu untuk pulau Jawa dan Bali, serta sebesar Rp300 ribu untuk luar pulau Jawa dan Bali,” kata dr. Abdul Kadir dalam konferensi pers secara virtual, Rabu, 27 Oktober 2021.

Batasan tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR tersebut telah ditetapkan melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor HK.02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR, dan mulai berlaku hari ini, Rabu (27/10).

Kadir menekankan agar semua fasilitas pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit, Laboratorium dan Fasilitas pemeriksa lainnya yang telah ditetapkan oleh Menteri dapat mematuhi batasan tarif tertinggi RT-PCR tersebut.

Baca Juga: Surat Keterangan Hasil Swab Antigen Palsu Dijual Rp25 Ribu per Lembar, Warga Panongan Tangerang Ditangkap

Hasil pemeriksaan RT-PCR dengan menggunakan besaran tarif tertinggi tersebut dikeluarkan dengan durasi maksimal 1x24 jam dari pengambilan swab pada pemeriksaan RT-PCR.

Dinas Kesehatan Daerah Provinsi dan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten/Kota juga diminta untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan pelaksanaan Batas Tarif Tertinggi untuk Pemeriksaan RT-PCR sesuai kewenangan masing-masing.

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X