• Sabtu, 22 Januari 2022

Polda Metro Jaya Amankan 48 WNA asal China dan Vietnam, Pelaku Kejahatan Pemerasan Bermodus Aplikasi Phone Sex

- Sabtu, 13 November 2021 | 22:34 WIB
48 WNA China dan Vietnam diamankan Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan kejahatan Phone Sex. (Foto: Tangkap Layar Instagram @pmjnews) (NEWSmedia)
48 WNA China dan Vietnam diamankan Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan kejahatan Phone Sex. (Foto: Tangkap Layar Instagram @pmjnews) (NEWSmedia)

NEWSmedia – Jajaran Kepolisian Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kejahatan pemerasan dan penipuan modus palikasi phone sex. Para pelaku seluruhnya warga negara asing (WNA).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Yusri Yunus menyebut 48 tersangka ini berasal dari dua negara, yakni China dan Vietnam.

"48 tersangka yang berhasil kita amankan dari tiga TKP (tempat kejadian perkara) yang berbeda. Terdiri dari 44 laki-laki dan 4 perempuan," kata Yusri dalam konferensi pers, Sabtu 13 November 12021, dikutip dari pmjnews.com.

Baca Juga: Tangki Kilang Minyak Cilacap Terbakar, Sumber Api Diduga dari Sambaran Petir

Adapun tiga TKP tersebut antara lain, Ruko 22 di Jalan Cengkeh, Jakarta Barat, Mangga Besar, dan Ruko di Kompleks Mediterania Jakarta Barat.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Auliansyah Lubis menjelaskan modus para tersangka diawali dengan mencari target melalui aplikasi, ada dua aplikasi yang digunakan.

"Kemudian korban berkenalan, ketika sudah dekat mereka chat dengan pembahasan yang lebih jauh. Kemudian melakukan kegiatan seksual by phone. Seperti suruh buka baju, lihat kemaluan dan lain sebagainya," terang Auliansyah.

Baca Juga: Mahar Pernikahan Teuku Ryan untuk Ria Ricis yang Unik, Ternyata Memiliki Arti untuk Dikenang Setiap Tahun

"Kegiatan seksual tersebut kemudian direkam oleh para pelaku. Barulah disitu mereka (pelaku) melakukan pengancaman, yang mana apabila korban tidak memberikan uang ke pelaku maka foto atau video bugil korban akan disebarluaskan," lanjutnya.

Auliansyah menyebut, pihaknya masih mendalami kasus kejahatan telepon tersebut sebab para tersangka baru diamankan pada Jumat malam, 12 November 2021.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X