• Sabtu, 22 Januari 2022

Penanganan Kasus Dugaan Penipuan Mark AI Berjalan Lambat, Pengacara Korban Lapor ke Kapolri dan Kompolnas

- Selasa, 16 November 2021 | 07:22 WIB
Alex, salah satu korban dugaan penipuan Mark AI. (Foto: Tangkap Layar Youtube Mas Alec Chanel) (NEWSmedia)
Alex, salah satu korban dugaan penipuan Mark AI. (Foto: Tangkap Layar Youtube Mas Alec Chanel) (NEWSmedia)

NEWSmedia – Sejak dilaporkan 25 Oktober 2021 lalu, kasus dugaan penipuan robot trading Mark AI belum menemui titik terang.

Alih-alih kasusnya berlanjut di Mabes Polri, belakangan malah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya dengan alasan tidak memenuhi syarat.

“Memang laporan ke Bareskrim Mabes Polri itu jumlah kerugiannya hanya Rp1,8 miliar, seharusnya laporan kerugian minimal Rp25 miliar,” ungkap Alex, salah satu korban Mark AI, dalam pernyataannya yang diunggah di Youtube Mas Alex Chanel, dikutip NEWSmedia Selasa 16 November 2021.

Baca Juga: UPDATE! Kasus Dugaan Penipuan MARK AI Dilimpahkan dari Mabes Polri ke Polda Metro Jaya

Baca Juga: Jason Bukan Pemain Tunggal dalam Kasus Dugaan Penipuan Robot Trading Mark AI

Baca Juga: SAYEMBARA Berhadiah Rp50 Juta Tunai: Bagi Siapa Saja yang Memberikan Info Valid Keberadaan Bos Mark AI

Soal kasus berjalan lambat, Alex menyatakan perkembaangan kasus tetap berjalan. Pihaknya juga enggan menduga-duga kasus berjalan lambat, namun terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.

“Saya rasa bukan polisi tidak profesional, tapi syarat-syaratnya harus dipenuhi,” kata Alex.

Merespon pelimpahan kasus dugaan penipuan robot trading Mark AI, para korban melalui pengacaranya kembali melayangkan surat ke sejumlah pihak.

Baca Juga: KUMPULAN Isi Curhat Member Mark AI Alasan Tantandangan Petisi, Rugi Puluhan Ribu Dollar Hingga Gadaikan Rumah

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X