• Minggu, 29 Mei 2022

Anggota Komisi II DPR: Pejabat BPN Bersama Notaris dan Mafia Tanah Jangan Jadi Partner

- Rabu, 24 November 2021 | 18:10 WIB
Iip Miftahul Choiry, Anggota Komisi II DPR RI. (NEWSmedia)
Iip Miftahul Choiry, Anggota Komisi II DPR RI. (NEWSmedia)

JAKARTA - Kasus peralihan sertifikat tanah yang merugikan keluarga Nirina Zubir menjadi sorotan Anggota Komisi II DPR Iip Miftahul Choiry yang salah satu tupoksinya membidangi pertanahan.

Menurut Iip Miftahul Choiry, kunci masalah ini ada di antara Pejabat Notaris & PPAT dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Diketahui, pengusutan kasus mafia tanah yang merugikan keluarga Nirina Zubir belum selesai di lima tersangka.

Baca Juga: Anak Hary Tanoesoedibjo, Valencia Diisukan Punya Kedekatan Khusus dengan Kevin Sanjaya

Penyidik Polda Metro Jaya masih terus mengembangkan penyidikan perkara tersebut hingga tuntas. Dari beberapa tersangka, di antaranya ada pejabat Notaris & PPAT.

“Di setiap kasus pertanahan baik itu sengketa maupun peralihan tanah, tentu ada keterlibatan kuat antara notaris dan pihak di BPN. Kasus ini banyak dan sering terjadi,” kata Iip Miftahul Choiry saat dikonfirmasi, Rabu, 24 November 2021.

Iip yang merupakan perwakilan Fraksi PPP di Komisi II DPR mengingatkan jajaran Kementerian ATR/BPN untuk memastikan agar tidak ada pihak internal yang menjadi bagian dari mafia tanah.

Baca Juga: Kabar Terbaru SBY: Sedang Pemulihan Setelah Jalani Operasi Kanker, Seluruh Biaya Pengobatan Ditanggung Negara

“Saya menyimak apa yang disampaikan Direskrimun Polda Metro Jaya, bahwa hampir semua, 99,9 persen kasus perkara tanah tidak dikerjakan oleh satu orang dan melibatkan berbagai macam profesi, salah satunya notaris. Saya tambahkan, termasuk oknum di kantor BPN,” terang Iip.

Oleh karena itu, Iip meminta kepada Menteri ATR/BPN dan jajaran selaku mitra kerjanya di Komisi II DPR, untuk melakukan pengawasan dan membuat sistem yang ketat dalam pengurusan pertanahan.

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini