• Kamis, 2 Desember 2021

Banten Cegah Stunting, Ini 8 Ciri Stunting Terjadi pada Anak Berikut Sejumlah Dampak yang Bakal Terjadi

- Jumat, 26 November 2021 | 10:57 WIB
Ilustrasi Balita.  (Pixabay/ fancycrave1)
Ilustrasi Balita. (Pixabay/ fancycrave1)

NEWSmedia – Gubernur Banten Wahidin Halim kembali menggelorakan pencanangan Banten Cegah Stunting pada Hari Kesehatan Nasional ke 57, di Alun-alun Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.

Laman kemenkes.go.id melansir, bawa tidak semua anak balita yang berperawakan pendek mengalami stunting.

Masalah kesehatan ini merupakan keadaan tubuh yang sangat pendek dilihat dari standar baku pengukuran tinggi badan menurut usia dari WHO.

Baca Juga: Hasil Klasemen BRI Liga 1 2021-2022 Hingga Pekan ke-13: Tumbangkan Persija, Bali United Naik ke Papan Atas

Balita bisa diketahui stunting bila sudah diukur panjang atau tinggi badannya, lalu dibandingkan dengan standar, dan hasil pengukurannya ini berada pada kisaran di bawah normal.

“Seorang anak termasuk dalam stunting atau tidak, tergantung dari hasil pengukuran tersebut. Jadi tidak bisa hanya dikira-kira atau ditebak saja tanpa pengukuran,” demikian penjelasan pada laman kemenkes.go.id, dikutip NEWSmedia, Jumat 26 November 2021.

Selain tubuh yang berperawakan pendek dari anak seusianya, berikut ini ciri-ciri stunting yang terjadi pada anak-anak:

Baca Juga: Jembatan Bogeg di Banten Bakal Pecahkan Rekor Jembatan Terlebar di Indonesia, Beroperasi Pertengahan Desember

1. Pertumbuhan melambat

2. Wajah tampak lebih muda dari anak seusianya

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X