• Sabtu, 22 Januari 2022

Ingin Selalu Dimanja dan Diperhatikan? Bisa Jadi Terkena Sindrom Cinderella Complex, Begini Penjelasannya

- Minggu, 28 November 2021 | 11:05 WIB
Sindrom Cinderella Complex, penyakit yang menimpa kaum hawa.
Sindrom Cinderella Complex, penyakit yang menimpa kaum hawa.
NEWSmedia - Dalam kehidupan sehari - hari sering kita temukan dimana perempuan cenderung terlihat lemah jika di bandingkan dengan lelaki.
 
Bawaan sifatnya yang lemah lembut terlihat manja dihadapan lelaki dan membuat seolah dirinya yang harus di lindungi.
 
Hal itu ternyata tidak selamanya benar, perilaku yang berlebihan hingga seolah dirinya sang putri yang akan di agungkan oleh pangerannya ternayata sebuah sindrom, bukan hanya karena perilaku biasa. 
 
 
Dilansir oleh NEWSmedia dari instagram @lpdp_ri, Cinderella Complex Adalah istilah psikiatri modern yang pertama kali dicetuskan oleh Colette Dowling, seorang terapis asal New York dalam bukunya "The Cinderella Complex: Women's Hidden Fear of Independence". 
 
Colette menjelaskan bahwa perempuan pada umumnya tidak dididik untuk menghadapi ketakutannya, dan tidak diajarkan mengatasi segala masalahnya sendiri.
 
 
Bahkan ada keinginan di bawah ketidaksadaran untuk diurus oleh orang lain, sangat ingin dilindungi dan membutuhkan seorang pria sebagai tiang pegangan dalam kehidupannya.
 
Perbedaan pola asuh antara anak laki-laki dan perempuan biasanya menjadi penyebab utama Cinderella Complex di kemudian hari.
 
Anak perempuan cenderung lebih sedikit menerima dorongan untuk menjadi mandiri dengan pola asuh orang tua yang lebih protektif.
 
Masa kecil yang lebih sering dimanja membuatnya hanya tahu soal happy ending, sehingga  tidak kenal dengan proses dan kenyataan hidup.
 
 
Tak hanya wanita yang terlihat manja, bahkan wanita yang terlihat mandiri pun bisa mengalaminya. Beberapa tanda-tanda Cinderella Compex:
 
1.Cenderung menerima terhadap segala keputusan dan pilihan dari pasangan. 
 
2.Kerap mendambakan pasangan yang bisa jadi sebagai penyelamat, melindungi, mengayomi, hingga menyediakan segala kebutuhannya.
 
3. Mereka akan merasa cemas saat memikirkan hidup sendirian.
 
4. Kesulitan menentukan sebuah keputusan besar dalam hidup.
 
5. Biasanya, mereka selalu membutuhkan pendapat dari lain.
 
6. Kesulitan mempertahankan suatu pekerjaan.
 
7. Lebih menyukai berperan sebagai ibu rumah tangga tanpa ada kesibukan lain.
 
8. Sering mengungkapkan perasaan bahwa mereka ingin diperhatikan.
 
9. Seringkali merasa diperlakukan secara buruk oleh seseorang saat tidak sesuai dengan keinginan atau ekspektasi mereka.
 
 
Ketika mendapatkan sindrom ini ada beberpa hal yang bisa dilakukan dan cara menghadapinya diantaranya:
 
1. Kendalikan Diri
 
Lebih terbuka dan terkoneksi dengan dunia luar, jangan hanya pasif, menanti datangnya pangeran yang bisa menyelesaikan masalah.
 
Cobalah lebih terbuka memandang dunia dan aktif mengambil kesempatan, karena masalah tak selesai bila selalu menanti bantuan orang lain.
 
 
2. Bangun Motivasi untuk Berani Ambil Peran di Segala Situasi
 
Pasif adalah jargon Cinderella Complex, masalah tak menyelesaikan dirinya sendiri, belajarlah untuk berani terlibat dan mencari jalan keluar dalam berbagai situasi.
 
3. Edukasi Diri
 
Memperkaya diri dengan pengetahuan adalah jalan utama kemandirian, membuka pola pikir akan membuat kita mampu menyadari apa saja yang baik dan yang buruk untuk diri sendiri.
 
4. Membangun Rasa Percaya Diri. 
 
Terbangunnya kepercayaan diri membuktikan diri kita berdaulat atas diri, mimpi, dan usaha kita sendiri.***
 

Editor: Fatihin Rere

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X