• Senin, 17 Januari 2022

BMKG Bicara Soal Potensi Tsunami 8 Meter di Kota Cilegon, Begini Penjelasannya

- Kamis, 2 Desember 2021 | 19:33 WIB
Ilustrasi - Tsunami (Pixabay/ Schäferle)
Ilustrasi - Tsunami (Pixabay/ Schäferle)

NEWSmedia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan soal potensi Tsunami 8 meter di perairan Kota Cilegon, Banten.

Munculnya informasi ancaman Tsunami 8 meter di Cilegon pada akhir tahun 2021 datang saat rapat kerja antara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan Komisi V DPR, Rabu 1 Desember 2021 kemarin.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati meluruskan pernyataannya terkait potensi tsunami di Cilegon, Banten setinggi hingga 8 meter tersebut.

Baca Juga: Hasil Survei Pilpres 2024: Airlangga Hartarto Kalahkan Prabowo Subianto, AHY Kejar Anis Baswedan

Potensi tsunami di Kota Cilegon setinggi hingga 8 meter hanya sebagai pemetaan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam membuat skenario terburuk apabila tsunami terjadi.

Menurut Dwikorita, pernyataannya itu perlu dimaknai sebagai pemetaan BMKG dalam membuat skenario terburuk jika tsunami terjadi.

Wilayah Indonesia berimpitan dengan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, sehingga rawan terjadi tsunami, mulai dari pantai barat Pulau Sumatera, Selat Sunda, Selat Makassar, pantai Selatan Jawa, Bali, Lombok, Nusa Tenggara, hingga Selatan Papua.

Baca Juga: Jadwal Acara NET TV 3 Desember 2021: Drakor The Heirs Tayang Lebih Awal

Selain potensi tsunami di wilayah Kota Cilegon, Banten, Dwikorita juga menyoroti potensi bencana badai tropis yang dapat terjadi selama Nataru 2022 di wilayah Indonesia.

Zona rawan gempa dan tsunami di Indonesia juga banyak, bukan hanya Cilegon saja, bahkan sejarah mencatat, Indonesia memiliki catatan tsunami lebih dari 246 kali.

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X