• Minggu, 22 Mei 2022

Tuntut Kenaikan Upah Ribuan Buruh Mengamuk, Jebol Pagar Betis Petugas Geruduk Ruang Kerja Gubernur Banten

- Rabu, 22 Desember 2021 | 21:25 WIB
Ratusan buruh berhasil meneeobos masuk kantor Gubernur Banten, salah satu diantaranya menduduki bangku Gubernur Banten.  (NEWSmedia)
Ratusan buruh berhasil meneeobos masuk kantor Gubernur Banten, salah satu diantaranya menduduki bangku Gubernur Banten. (NEWSmedia)

NEWSmedia - Aksi ribuan buruh yang menuntut kenaikan upah di Provinsi Banten, Rabu 22 Desember 2021, berlangsung terus ricuh.

Pagar betis jajaran kepolisian bersama pengamanan dalam (pamdal) di pintu gerbang Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), tak mampu menghalau amukan para buruh.

Ratusan buruh merangsek, membobol pagar betis pengamanan, dan berhasil masuk ke KP3B yang dikelilingi pagar besi setinggi 3 meter itu.

Baca Juga: Resep Menambah Asupan Kalium untuk Kesehatan Tulang dan Jantung ala dr. Zaidul Akbar

Tak hanya berhasil masuk ke kawasan pemerintahan, tapi juga berhasil melabrak ruang kerja gubernur Banten Wahidin Halim, yang dalam kondisi kosong.

“Mana gubernurnya. Wahhh…enak amat ini ruang kerja gubernur,” teriak salah seorang pendemo.

Ardani salah seorang buruh mengatakan, demo yang digelar merupakan akumulasi persoalan dari tuntutan kenaikan upah yang sebelumnya dilakukan.

Ribuan Buruh beraksi di Kawan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Rabu 21 Desember 2021 (NEWSmedia)
“Terlebih setelah gubernur Banten Wahidin Halim, menyatakan pengusaha cari pegawai baru saja, kalo buruh tidak mau,” katanya.

Demo ribuan buruh tersebut, mengakibatkan arus lalu–lintas di sejumlah ruas jalan di Kota Serang macet. Diantaranya, ruas jalan KH Nawawi al-Bantani, Jalan Raya Serang Petir dan Jalan Raya Serang Pandeglang mecet hingga tiga kilometer.

Pengaturan lalu–lintas yang dilakukan petugas polisi tak berhasil mengurai kemacetan. Padahal sudah disarankan oleh petugas untuk jalur alternatif.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini