• Kamis, 8 Desember 2022

Mau Menghidupkan Gus Dur, Ketua PBNU Terpilih Gus Yahya: Kalau Gak Ketemu Gus Dur Mungkin Saya Sudah Ikut FPI

- Sabtu, 25 Desember 2021 | 10:24 WIB
KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, Ketua Umum PBNU terpilih periode 2021-2026. (Tangkapan layar YouTube NU Online)
KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, Ketua Umum PBNU terpilih periode 2021-2026. (Tangkapan layar YouTube NU Online)

NEWSmedia – Ketua PBNU terpilih, KH Yahya Cholil Staquf mengungkap cerita menarik tentang pribadinya dulu. Mulai dari cerita pertama kali dikenalkan dengan Nahdlatul Ulama (NU) hingga cerita tentang sejumlah sosok yang membentuk kepribadian dan pemikirannya dulu. 

KH Yahya Cholil Staquf terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026 pada Muktamar ke-34 NU yang digelar di Pondok Pesantren Darussa’adah Lampung Tengah, Provinsi Banten, Jumat 24 Desember 2021.

Dalam Muktamar itu, KH Yahya Cholil Staquf ditetapkan menjadi Ketua Umum PBNU setelah meraih 337 suara, mengungguli KH Said Aqil Siroj yang memperoleh 210 suara.

Baca Juga: Profil dan Biodata Lengkap KH Yahya Cholil Staquf Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026

KH Yahya Cholil Staquf yang biasa dipanggil Gus Yahya itu merupakan kakak kandung dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Ia pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden periode 2014-2019.

Secara pribadi, Gus Yahya juga memiliki histori dengan sejumlah ulama ternama di negeri ini. Seperti KH Ali Maksum pengasuh pondok pesantren di Krapyak Yogyakarta dan KH Abdurrahman Wahid, Presiden ke-4 RI yang akrab disapa Gus Dur.

KH Yahya Cholil Staquf mengatakan tokoh yang mempengaruhi kepribadian dan wataknya yakni KH Ali Maksum. Kemudian yang kedua, Gus Dur. Gus Dur disebut merupakan sosok yang mempengaruhi wawasan dan pemikiran Yahya Cholil Staquf.

Baca Juga: Hasan Alaydrus, Orang Banten yang Berhasil Mengislamkan Seribu Warga Baduy

“Seluruh kepribadian saya ini, watak saya dibentuk oleh Ki Ali Maksum. Yang kedua Gus Dur, karena secara wawasan, saya merasa diubah oleh Gus Dur," kata Yahya Cholil Staquf yang dilansir NEWSmedia dalam wawancara ekslusif di kanal YouTube NU Online.

Yahya Cholis Staquf mengaku pertama kali melihat Gus Dur pada saat dirinya diajak oleh ayahnya (KH Muhammad Cholil Bisri) menghadiri Muktamar ke-26 NU tahun 1979 di Semarang.

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini