• Sabtu, 25 Juni 2022

Polemik Buruh versus Gubernur Banten Kian Runcing, Ketua DPP SPN Serukan Pemakzulan

- Senin, 27 Desember 2021 | 19:05 WIB
Ketua DPP SPN Puji Santoso (NEWSmedia)
Ketua DPP SPN Puji Santoso (NEWSmedia)

NEWSmedia – Buntut demo tuntut kenaikan upah mengantarkan 6 buruh masuk penjara.

Para buruh ditangkap Polda Banten, dan kini telah menyandang status sebagai tersangka. Pasca dilaporkan Gubernur Banten melalui kuasa hukumnya.  

Para buruh dijerat dengan pasal penghinaan kekuasaan, lantaran telah menggeruduk ruang kerja Gubernur Banten Wahidin Halim dan diduga bertindak anarkis.

Baca Juga: Peneliti Temukan Ikan Barreleye, Spesies Langka yang Memiliki Kepala Transparan dan Mata Melihat Atas

Menyikapi hal ini, Ketua DPP Serikat Pekerja Nasional (SPN) Puji Santoso menyatakan jika Gubernur Banten terbukti gagal dalam meminimalisir konflik daerah.

“Menutup ruang komunikasi dengan Rakyat Buruh dengan segala macam arogansinya,” ujar Puji Santoso kepada NEWSmedia, Senin 27 Desember 2021.

Ketua DPP SPN Puji Santoso mengatakan, Gubernur Banten seolah sengaja melakukan perbuatan melawan hukum dengan menghasut para pengusaha untuk memecat buruhnya dan menggantikan dengan buruh yang diupah 2,5 jt/bulan.

Baca Juga: LINK LIVE STREAMING! Dewa United vs Persis Solo Babak Semifinal Liga 2 2021. Senin 27 Desember 2021

“Statement yang arogan dan tidak beradab tersebut telah memicu dan memunculkan reaksi berupa kerusuhan dan keresahan rakyat khususnya buruh,” ujar Puji lagu.

“Dan dengan politik playing victim yang sedang dimainkan saat ini seolah diarahkan untuk konflik sesama rakyat Banten, hal ini dilakukan untuk menutupi kesalahan atas ucapan yang tidak beradabnya,” sambung mantan Ketua SPN Banten ini.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini