• Rabu, 17 Agustus 2022

Cuaca Dingin Indonesia di Awal Tahun 2022, Apakah Bumi Mengalami Fenomena Aphelion? Begini Penjelasan BMKG

- Rabu, 5 Januari 2022 | 05:45 WIB
Ilustrasi dingin. (Foto: Pexels)
Ilustrasi dingin. (Foto: Pexels)

NEWSmedia - Cuaca Indonesia di awal tahun 2022 ini terasa dingin, hingga bereda informasi bahwa bumi sedang mengalami fenomena Aphelion.

Namun, tanggapan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) mengatakkan bahwa hal tersebut terjadi bukan karena fenomena Aphelion.

Dilansir oleh NEWSmedia dari instagram @infobmkg, penyebab cuaca dingin di awal 2022 ditegaskan bukanlah fenomena Aphelion sebagaimana ramai dibicarakan.

Baca Juga: Lowongan Kerja PT Rajawali Nusindo Januari 2022, Berikut Posisi dan Syarat yang Harus Dipenuhi Calon Pelamar

Beredar pesan broadcast di media sosial bahwa cuaca dingin di Indonesia belakangan ini terjadi karena jarak bumi dengan matahari dalam titik terjauh saat periode revolusi atau Aphelion.

Dijelaskan bahwa saat berada di titik Aphelion, cuaca di bumi akan cenderung lebih dingin dibanding periode lainnya.

Informasi tersebut tersebar dengan sangat cepat dan cukup meresahkan masyarakat. Sebenarnya fenomena Aphelion ini adalah fenomena astronomis yang terjadi setahun sekali pada kisaran bulan Juli.

Baca Juga: Ivan Gunawan Kembali Ramai Dibicarakan Publik Usai Mengadopsi Boneka Arwah, Begini Komentar Netizen!

Atas kabar tersebut, plt Deputi Klimatologi BMKG Urip Haryoko menyebut fenomena cuaca dingin di beberapa wilayah Indonesia tidak terkait dengan Aphelion.

Alasannya, Aphelion tidak berpengaruh signifikan terhadap suhu di bumi. Hal itu termasuk pada periode bumi letaknya lebih dekat dengan matahari (Perihelion).

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini