• Minggu, 29 Mei 2022

Mengenal Fenomena Aphelion dan Perihelion yang Ramai Diperbincangkan Netizen, Soal Cuaca Dingin di Awal Tahun

- Rabu, 5 Januari 2022 | 07:25 WIB
Ilustrasi Fenomena Aphelion dan Perihelion. (Foto: Pexels)
Ilustrasi Fenomena Aphelion dan Perihelion. (Foto: Pexels)

NEWSmediaApakah Fenomena Aphelion dan Perihelion. Kata-kata ini menjadi perbincangan warganet mengawali tahun 2022, lantaran hampir dirasakan di pelbagai tempat datangnya cuaca dingin.

Agar tidak salah tafsir, NEWSmedia mencoba menelusuri arti sesungguhnya dua fenomena alam ini.

Dikutip dari situs Lembaga Penerbangan dan Antariksa Negara (LAPAN), fenomena Aphelion dan Perihelion adalah merupakan fenomena yang terjadi akibat adanya perputaran bumi mengelilingi matahari.

Baca Juga: Pendiri Theranos Elizabeth Holmes Terancam 80 Tahun Penjara, Didakwa Bersalah Atas Tuduhan Penipuan Tes Darah

Arti Aphelion merupakan fenomena di mana posisi Bumi berada di titik terjauh dengan matahari.

Sedangkan Perihelion adalah kebalikannya, yakni ketika Bumi berada di titik terdekat dengan matahari.

“Aphelion dan Perihelion terjadi karena orbit Bumi tidak sepenuhnya berbentuk lingkaran sempurna, tetapi berbentuk elips dengan kelonjongan sekitar 1/60. Fenomena Aphelion dan Perihelion ini juga terjadi di planet lain yang mengorbit Matahari,” demikian penjelasan LAPAN.

Baca Juga: Konflik Gubernur Banten versus Buruh Berakhir, Laporan Dugaan Tindakan Anarkisme di Polda Banten Dicabut

Fenomena Aphelion dan Perihelion terjadi setiap tahunnya, di mana Perihelion terjadi setiap Januari atau dua minggu seletah solstis atau titik balik Desember. Sedangkan Aphelion, terjadi setiap bulan Juli, dua minggu setelah Solstis Juni.

Sementara penjelasan BMKG, bahwa saat berada di titik Aphelion, cuaca di bumi akan cenderung lebih dingin dibanding periode lainnya.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini