• Minggu, 26 Juni 2022

Ribuan Buruh Kembali Kepung Kantor Gubernur Banten, Tuntut Kenaikan Upah: Menjelang Magrib Dibubarkan Paksa

- Rabu, 5 Januari 2022 | 21:18 WIB
Ribuan buruh mengepung kantor Gubernur Banten, 5 Januari 2022.  (NEWSmedia)
Ribuan buruh mengepung kantor Gubernur Banten, 5 Januari 2022. (NEWSmedia)

NEWSmedia - Ribuan masaa buruh yang berasal dari berbagai daerah di Banten kembali melakukan aksi unjuk rasa menuntut revisi kenaikan upah, Rabu 5 Januari 2021.

Para buruh memenuhi janjinya, untuk kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, tepatnya di Kantor Gubernur Banten.

Ribuan buruh itu datang secara berkelompok, mereka masing-masing dari Tangerang Raya, Serang dan Kota Cilegon.

Baca Juga: Viral Boneka Arwah Ivan Gunawan, Five Vi Singgung Dosa Syirik di Dalamnya Fivey: Kesyirikan yang Lagi Viral

Elemen buruh yang hadir antara lain kelompok Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi Banten dan  Serikat Kasbi yang melakukan orasi dekat kantor DPRD Banten. Sementara aliasni buruh lainnya melakukan orasi di pintu gerbang utama pusat pemerintahan, KP3B.

Ketua SPN Provinsi Banten Intan Indria Dewi di sela-sela demontrasi mengatakan, segala bentuk aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kalangan buruh hakikatnya merupakan aksi damai.

Pihaknya mengklaim sepanjang sejarah, tidak pernah terjadi aksi anarkis yang dilakukan oleh kaum buruh.

Soal peristiwa yang terjadi sebelumnya, hingga adanya aksi geruduk ruang kerja Gubernur Banten, dikatakan Intan merupakan aksi spontanitas yang dilakukan tanpa ada perencanaan.

Baca Juga: Beredar Kabar Hengkangnya Qeira dari Tim Aura Fire Gemparkan Netizen, Begini Fakta Sebenarnya!

"Kami akan terus melakukan aksi sampai batas waktu 90 hari setelah penetapan UMK 2022. Jika dalam waktu itu pak Gubernur tidak juga merevisi kenaikan UMK sebesar 5,4 persen, maka kami akan melakukan tuntutan ke PTUN," jelasnya.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini