• Kamis, 26 Mei 2022

Ini Alasan Pembangunan Dua Jembatan dan Jalan di Banten Bernilai Ratusan Miliar Tak Sesuai Target

- Selasa, 18 Januari 2022 | 21:16 WIB
Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan memberikan penjelasan kepada Gubernur Banten Wahidin Halim tentang progres pekerjaan jalan jembatan yang menggunakan dana APBD Banten. (Foto: Adpim Prov.Banten)
Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan memberikan penjelasan kepada Gubernur Banten Wahidin Halim tentang progres pekerjaan jalan jembatan yang menggunakan dana APBD Banten. (Foto: Adpim Prov.Banten)

NEWSmedia - Pelaksanaan pembangunan dua jembatan dan di Banten tak sesuai target. Yakni Jembatan Ciberang Lebak, Jembatan Bogeg Serang dan ruas Jalan Warung Banten.

Ketiga proyek ini bersumber dari APBD Provinsi Banten TA 2021, yang totalnya ratusan miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengungkapkan, progres pembangunan Jembatan Bogeg sudah 86,62 persen ketika  akhir masa kontrak pada tanggal 28 Desember 2021.

Baca Juga: Game Blue Archive Bagi-bagi Hadiah, Ini Cara Mendapatkan Pyroxene x1,200

"Dan saat ini progresnya sudah mencapai 92,06 persen dan ditargetkan akan selesai pada tanggal 16 Februari 2022," ujarnya, Selasa 18 Januari 2022.

Untuk pembangunan Jembatan Ciberang, lanjut Arlan, sampai waktu kontrak berakhir tanggal 30 Desember 2021 mencapai 72 persen dan untuk Jalan Cipanas - Warung Banten 86 persen.

"Progres pekerjaan saat ini sudah mencapai 95 persen dan ditargetkan selesai pada tanggal 18 Februari 2022," ucapnya.

Dijelaskan Arlan, mundurnya target penyelesaian pekerjaan dan pemberian kesempatan itu sudah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku sebagaimana yang tertuang dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa dan Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021.

Baca Juga: Biodata Putri Marino: Lengkap Cerita Masa Kecil, Kisah Cinta, Agama, Pendidikan dan Perjalanan Karier

"Itu ada surat pernyataannya dari PT. PP selaku penyedia jasa yang menyatakan bahwa mereka sanggup menyelesaikan sebelum 50 hari, serta pada saat tanggal 28 Desember 2021 itu juga kita melakukan rapat bersama, ada notulensinya juga," ujarnya.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini