• Kamis, 26 Mei 2022

Kemunculan Fenomena Bulan Hitam di Indonesia dan Amerika Berbeda Waktu, Ada Mitos dan Juga Penjelasan Sains

- Rabu, 26 Januari 2022 | 15:18 WIB
Ilustrasi fenomena Bulan Hitam. (Foto: Pexels/Brett Sayles)
Ilustrasi fenomena Bulan Hitam. (Foto: Pexels/Brett Sayles)

NEWSmedia - Salah satu fenomena alam yang terjadi di berbagai belahan bumi dengan rentang waktu berbeda pada setiap wilayah adalah fenomena 'Bulan Hitam'. 

Fenomena Bulan Hitam terjadi berbeda-beda waktunya karena kondisi geografis setiap negara yang berbeda pula.

Seperti di Amerika, Bulan Hitam akan terjadi pada akhir Januari dan Maret, sedangkan di Indonesia terjadi pada Mei.

Baca Juga: Fenomena Bulan Hitam dan Waktu Kemunculannya di Indonesia, Peringatan Bahaya untuk Tidak Melaut

Namun perlu diketahui bahwa fenomena Bulan Hitam ini tak dapat disaksikan dengan kasat mata, melainkan harus menggunakan alat bantu untuk dapat melihat lebih jelasnya.

Di kalangan Wiccans (kelompok masyarakat yang menganut sistem kepercayaan yang menggabungkan berbagai tradisi agama dan kepercayaan serta ritual), fenomena Bulan Hitam sering dijadikan waktu khusus untuk memperkuat ritual dan pekerjaan lain.

Namun sebagian lagi percaya bahwa ritual atau pekerjaan lain tidak boleh dilakukan pada saat munculnya fenomena Bulan Hitam. Ini lebih kepada mitos (kepercayaan, keyakinan).

Sementara dalam ilmu sains, Fenomena bulan hitam lebih cenderung terhadap logika dimana Bumi-Bulan-Matahari terkonfigurasi. 

Baca Juga: Tegas! OJK Larang Bank dan Seluruh Jasa Keuangan Fasilitasi Perdagangan Kripto, Waspadai Penipuan Skema Ponzi

Seperti diketahui, bahwa zona waktu UT-7 (Waktu Musim Panas Pasifik Amerika dan Kanada, Baja California dan Waktu Tolok Pasifik Meksiko (UT-7), 31 Maret pukul 23.24.16 PDT/PZT) dan di sebelah baratnya, fase Bulan Baru keempat di tahun 2022 masih memasuki bulan Maret. 

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini