• Jumat, 12 Agustus 2022

Merasa Tidak Lakukan Penistaan, Pendeta Saifuddin Ibrahim: Kalau Nggak Mau Al Quran Dihapus ya Jangan Kadrun

- Kamis, 17 Maret 2022 | 14:01 WIB
Pendeta Saifuddin Ibrahim minta 300 ayat Al Quran dihapus. (Foto: tangkapan layar YouTube Saifuddin Ibrahim)
Pendeta Saifuddin Ibrahim minta 300 ayat Al Quran dihapus. (Foto: tangkapan layar YouTube Saifuddin Ibrahim)

 

NEWSmedia – Nama Pendeta Saifuddin Ibrahim sedang menjadi sorotan karena konten-konten videonya bernada pernyataan provokatif yang memancing reaksi umat Islam.

Pendeta Saifuddin Ibrahim kerap membuat pernyataan yang menyinggung Islam dalam channel YouTube Saifuddin Ibrahim.

Pernyataan Pendeta Saifuddin Ibrahim yang baru menjadi kontroversi adalah soal permintaannya kepada Menteri Agama untuk menghapus 300 ayat Al Quran.

Baca Juga: Siapa Pendeta Saifuddin Ibrahim yang Minta Kemenag Hapus 300 Ayat Al Quran? Ini Profil dan Biodata Lengkapnya

Pria yang punya nama lain Abraham Ben Moses itu juga mengatakan kurikulum pesantren dan para pengajarnya harus diganti karena disebut sebagai sumber kekacauan. Saifuddin Ibrahim juga menyatakan pesantren telah melahirkan kaum radikal.

Terkait permintaannya untuk menghapus 300 ayat Al Quran, Saifuddin Ibrahim merujuk pada sebuah ayat Al Quran yaitu Surat At-Taubah Ayat 29.

Dia menyoroti surat At-Taubah ayah 29 yang terjemahannya disebutkan bahwa perangilah orang-orang yang tidak beriman, kepadanya tidak haramkan apa yang diharamkan oleh Allah dan Rasul, tidak beragama dengan agama yang benar, yaitu mereka yang diberi Alkitab.

Baca Juga: Rizky Febian Diperiksa Bareskrim karena Terima Rp400 Juta dari Doni Salmanan, Uangnya Sudah Dipakai Donasi

Saifudin Ibrahim pun melanjutkan, bahwa orang-orang yang diperangi menurut Surat At-Taubah dalam ayat 29 tersebut adalah mereka yang diberi Alkitab, yaitu orang-orang Yahudi dan orang Kristen.

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini