• Senin, 15 Agustus 2022

Presiden Direktur PT AXI Anak Perusahaan Grup ASTRA jadi Tersangka Korupsi Komputer UNBK Dindikbud Banten

- Rabu, 23 Maret 2022 | 21:34 WIB
Kepala Kejati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak didampingi jajaran saat konferensi pers, Rabu, 23 Maret 2022. (NEWSmedia)
Kepala Kejati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak didampingi jajaran saat konferensi pers, Rabu, 23 Maret 2022. (NEWSmedia)

NEWSmedia – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan seorang tersangka lagi terkait kasus pengadaan 1.800 unit komputer untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2018 di Dindikbud Provinsi Banten.

Kali ini, tersangka baru yang ditetapkan oleh Kejati Banten dalam kasus pengadaan komputer UNBK di Dindikbud Provinsi Banten yaitu Sahat Manahan Sihombing (SMS), selaku Presiden Direktur PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI).

Sebelumnya, Kejati Banten sudah menetapkan tersangka dan menahan mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Engkos Kosasih Samanhudi (EKS) kemudian Ucu Supriatna Komisaris PT CAM selaku perusahaan vendor pengadaan komputer UNBK tersebut.

Baca Juga: Bukan Cuma Mandalika, Serang juga Punya Sirkuit Balap, Ketua IMI Banten: Layak untuk Kejuaraan Nasional

Awalnya, Kejati Banten sudah lebih dulu menetapkan tersangka kepada mantan Sekretaris Dindikbud Provinsi Banten Ardius Prihantono (AP), selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) dan selaku pejabat pembuat komitmen (PPK). 

Petinggi perusahaan dari anak perusahaan PT Astragraphia yang merupakan grup ASTRA itu ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik Kejati Banten menemukan dua alat bukti yang berkaitan korupsi pengadaan komputer UNBK di Dindikbud Provinsi Banten tahun 2018.

Kepala Kejati Banten, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, mengungkapkan tersangka SMS selaku Direktur Utama dan juga Presiden Direktur PT Astra Graphia Exprins Indonesia (PT AXI).

Ia menjelaskan PT AXI sebagai perusahaan online marketing, atau e-katalog yang terdaftar pada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pemerintah (LKPP). 

Baca Juga: Andi Cut Muthia Anggota DPRD Banten Fraksi PKS Dorong Raperda Banten Satu Data Segera Terwujud

Perusahaan itu melakukan kontrak dengan Dindikbud Provinsi Banten untuk pengadaan 1.800 unit komputer untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018 dengan anggaran Rp25 miliar bersumber dari APBD Banten.

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini