• Jumat, 19 Agustus 2022

Terkait Potensi Beda Awal Ramadhan 1443 H, Kemenag Minta Masyarakat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 April 2022

- Kamis, 31 Maret 2022 | 19:56 WIB
Ilustrasi: sidang Isbat untuk menentukan 1 Ramadhan 1443 H digelar Jumat, 1 April 2022 (Dok. Ayobandung.com)
Ilustrasi: sidang Isbat untuk menentukan 1 Ramadhan 1443 H digelar Jumat, 1 April 2022 (Dok. Ayobandung.com)

NEWSmedia – Penetapan 1 Ramadhan 1443 H diperkirakan akan ada terjadi perbedaaan. Ada yang akan mengawali Ramadan pada Sabtu, 2 April 2022 dan kemungkinan ada juga yang mulai puasa pada Minggu, 3 April 2022.

Di tengah perbedaan penetapan 1 Ramadhan 1443 H, pemerintah akan menggelar siding isbat pada Jumat, 1 April 2022 petang.

Sidang Isbat diselenggaralan oleh Kementerian Agama sebagaimana fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Ramadhan, Ternyata ada 6 Versi dan Semuanya Sah Digunakan

Kemenag pun telah menetapkan 101 lokasi titik rukyatul hilal di seluruh Indonesia. Rukyatul hilal tersebut akan dilaksanakan oleh Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota, bekerjasama dengan Peradilan Agama dan Ormas Islam serta instansi lain, di daerah setempat.

Terkait diperkirakannya ada perbedaan penetapan awal Ramadhan, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag Adib mengajak masyarakat untuk menunggu hasil Sidang Isbat.

“Kita tunggu hasil Sidang Isbat,” kata Adib di Jakarta, Kamis 31 Maret 2022.

Ia menjelaskan, dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah, ada empat hal yang diatur.

Pertama, penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah dilakukan berdasarkan metode rukyah dan hisab oleh Pemerintah RI dalam hal ini Menteri Agama dan berlaku secara nasional.

Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat: Persiapan Rohani Menyambut Ramadhan, Lengkap dengan Ayat dan Hadis beserta Artinya

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini