• Jumat, 19 Agustus 2022

3 Teori Tentang Malam Nuzulul Quran yang Diperingati Setiap Tanggal 17 Ramadhan, Berikut Penjelasannya

- Senin, 18 April 2022 | 19:49 WIB
Ilustrasi: Malam nuzulul qur'an (Pixabay/ essam5)
Ilustrasi: Malam nuzulul qur'an (Pixabay/ essam5)

Ada yang mengatakan sekali dalam semalam yakni waktu malam lailatul qadar ada yang mengatakan beberapa kali setiap malam lailatul qadar.

Baca Juga: Umur Kelipatan 7 Menentukan Kaya atau Tidaknya Seseorang, Begini Penjelasan KH Maimoen Zubair

Dalam versi lain juga ada perbedaan pendapat tentang Al-Quran seperti apa yang diturunkan kepada malaikat Jibril yang kemudian di bacakan kepada Nabi Muhammad SAW.

Versi pertama menjelaskan kalau Al-Quran yang diturunkan kepada malaikat Jibril itu lafdzan wa ma’nan yang berarti kata dan maknanya secara sekaligus.

Adapun maksudnya adalah malaikat Jibril menghafal terlebih dahulu Al-Quran yang terdapat di lauhul mahfudz kemudian diajarkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: 1 Juta Jamaah Haji Bisa Berangkat ke Tanah Suci Tahun 2022 M/ 1443 H, Begini Syarat dari Kerajaan Arab Saudi

Versi kedua, Jibril membacakan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW menggunakan makna khusus. Selanjutnya Nabi Muhammad SAW menerjemahkannya ke dalam bahasa Arab.

Versi terakhir, Jibril hanya menyampaikan maknaAl-Quran. Kemudian agar Al-Quran dipahami audiensnya, Nabi Muhammad SAW membungkusnya dengan bahasa Arab.

Di dalam teori pertama dijelaskan tentang ukuran setiap huruf di lauhul mahfudz sebesar Gunung Qaf. Di bawah huruf-huruf itu ada maknanya masing-masing yang hanya diketahui Allah SWT.***

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Artikel Terkait

Terkini