• Kamis, 7 Juli 2022

Siapa Indrasari Wisnu Wardhana, Tersangka Kelangkaan Minyak Goreng yang Semula Gencar Memerangi Robot Trading

- Rabu, 20 April 2022 | 05:08 WIB
Dirjen Perdagangan Luar Negeri yang juga Plt Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana saat blak-blakan kepada Komisi VI DPR RI tentang DNA Pro, selama ini merekayasa trading abang-abal.  (Foto: Dok/NEWSmedia)
Dirjen Perdagangan Luar Negeri yang juga Plt Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana saat blak-blakan kepada Komisi VI DPR RI tentang DNA Pro, selama ini merekayasa trading abang-abal. (Foto: Dok/NEWSmedia)

NEWSmedia – Publik baru saja dikejutkan dengan penetapan tersangka Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana.

Pria yang menjabat Plt Kepala Bappebti ini sedang popular menjadi sosok yang membuat dunia investasi bodong porak poranda.

Sebut saja DNA Pro, Fahrenheit, Viral Blast, ATG dan sejumlah entitas lain, kini masuk ke ranah hukum pasca ditetapkan sebagai robot trading illegal.

Baca Juga: UPDATE! Higgs Domino RP V1 84 Mod X8 Speeder, Versi Terbaru 2022 P1H1 dan P1H4: Ini Link Download No Password

Indrasari Wisnu Wardhana blak-blakan membongkar berbagai entitas yang diduga telah merugikan masyarakat hingga triliunan rupiah.

Syahdan, ternyata dibalik semua itu Indrasari Wisnu Wardhana disinyalir melakukan perbuatan culas. Akibatnya dia juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung, Selasa 19 April 2022.

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapan 4 orang tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit, yang menjadi penyebab minyak goreng langka di tanah air.

Empat orang tersangka yakni IWW (Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI). Inisial IWW merujuk pada Indrasari Wisnu Wardhana.

Baca Juga: Haji Faisal Ulang Tahun, Fuji Unggah Foto Bersama Keluarga, Warganet: Fuji Sudah Imut Dari Kecil

Kemudian MPT (Komisaris PT. Wilmar Nabati Indonesia), SM (Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group/PHG) serta PTS (General Manager di Bagian General Affair PT. Musim Mas).

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini