• Kamis, 7 Juli 2022

Tips Trading dari Bos Indonesia Crypto Exchange Indodax Hadapi BTC, ETC, Dll Longsor

- Minggu, 15 Mei 2022 | 09:49 WIB
Foto ilustrasi aset kripto.
Foto ilustrasi aset kripto.

NEWSmedia - Pasar aset kripto di pertengahan tahun 2022 ini cenderung menurun. Namun, para investor aset kripto tidak perlu merasa khawatir karena market yang sedang menurun atau biasa kita sebut sebagai market bearish tidak selamanya selalu buruk.

Berdasarkan data perdagangan Indodax yang merupakan Indonesia crypto exchange pada 12 Mei 2022, Harga Bitcoin menyentuh di harga Rp401.413.299 lalu Ethereum dengan pair IDR menyentuh harga Rp26.662.493 dan untuk Ethereum dengan pair USDT menyentuh harga eth usdt di 1817.191400 USDT.

CEO Indodax, Oscar Darmawan mengatakan bahwa penurunan harga kripto pada dasarnya terjadi karena aksi jual yang terjadi lebih banyak daripada aksi beli oleh para investor sehingga penawaran yang ada di pasar lebih banyak daripada permintaannya. Namun, aksi jual besar besaran ini tentu terjadi akibat sentimen negatif yang terjadi belakangan ini.

Baca Juga: Fantastis! Film KKN Tembus 5 Juta Lebih Penonton dalam 2 Pekan, Cek Link Nonton Full HD dan Sinopsisnya

“Saya pikir sentimen negatif yang menyebabkan kripto menurun beberapa hari terakhir terjadi karena kebijakan kenaikan suku bunga The Fed. Kebijakan ini bertujuan untuk meredam inflasi di Amerika yang sedang melonjak. Oleh karena itu, tidak heran jika para “whales” (sebutan untuk investor yang berinvestasi di kripto dalam jumlah besar sehingga dampak nya bisa terasa di pasar) memilih untuk menjual aset kripto nya dan keluar terlebih dahulu,” jelas Oscar.

Melihat pasar kripto yang sedang menurun cukup signifikan, Oscar menilai bahwa investor cenderung menunggu sehingga pergerakan dari pasar kripto sendiri cenderung bergerak lambat untuk bullish kembali.

Di masa seperti ini, ada beberapa tips trading yang bisa digunakan ketika menghadapi market yang sedang bearish. Oscar Darmawan mengatakan bahwa dalam trading kripto atau apapun, money management adalah hal yang sangat penting baik itu ketika kondisi market sedang bearish ataupun bullish.

“Jika seorang investor memiliki money management yang baik, maka bagaimanapun kondisi market tidak akan terlalu berpengaruh terhadap dirinya. Bahkan, jika seseorang memiliki money management buruk, ketika market sedang hijau sekalipun dia tidak akan menuai profit. Maka, seseorang perlu memiliki money management yang baik sehingga bisa paham kapan waktu kembali masuk ke pasar sesuai dengan budget dan rencana investasi yang sudah dibuat,” katanya.

Baca Juga: Sederet Fakta King Faaz, Cucu Legenda Dangdut A Rafiq yang Tengah Ramai jadi Perbincangan Publik

Kemudian untuk tips yang kedua, investor juga bisa memanfaatkan kondisi ini dengan membeli kripto karena harganya yang sedang terdiskon. Istilah ini kerap disebut sebagai buy the dip.

Halaman:

Editor: Fauzan KR

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapan Gaji 13 Cair? Cek Tanggal Resminya di Sini

Kamis, 23 Juni 2022 | 14:46 WIB