• Selasa, 16 Agustus 2022

Kisah Nyata KKN di Desa Penari yang Sebenarnya Menurut Sudirman Penjaga Rowo Bayu Banyuwangi

- Kamis, 19 Mei 2022 | 15:49 WIB
Penjaga Rowo Bayu Sudirman menceritakan kisah nyata KKN di Desa Penari. (Sumber foto: Instagram @erickthohir dan @kknmovie)
Penjaga Rowo Bayu Sudirman menceritakan kisah nyata KKN di Desa Penari. (Sumber foto: Instagram @erickthohir dan @kknmovie)

NEWSmedia - Film KKN di Desa Penari terus menarik perhatian karena cerita horornya diangkat dari kisah nyata di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Banyak yang mencari tahu kebenaran kisah nyata film KKN di Desa Penari, mulai dari tempat kejadian hingga keberadaan para mahasiswa yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Penari.

Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram Erick Thohir, seorang saksi bernama Sudirman mengungkapkan kisah nyata tentang KKN di Desa Penari.

Baca Juga: KKN di Desa Penari (Uncut) Full Movie Legal: Buruan Tonton dan Download Filmnya Sekarang, Tersedia 2 Link

Sudirman yang merupakan pengelola dan penjaga Rowo Bayu mengatakan, cerita mahasiswa KKN di Desa Penari adalah kisah nyata.

Rowo Bayu adalah sebuah lokasi wisata alam dan juga situs sejarah di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang menjadi lokasi KKN mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi. Rowo Bayu disebut memiliki cerita mistis.

Sudirman mengungkapkan, kisah tentang KKN di Desa Penari terjadi di tahun 2008 saat enam orang mahasiswa dari Surabaya melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.

Menurut Sudirman, dari enam mahasiswa itu, dua orang di antaranya menjalin asmara. Di saat melakukan KKN, dua mahasiswa itu pergi jalan-jalan menelusuri desa.

Baca Juga: Hati-hati Hoax Perwakilan Pengambilan Dana Bantuan Kemenag RI, Cek Bantuan Resmi Hanya di simas.kemenag.go.id

"Pergi ke arah utara (Rowo Bayu), di situ ketemu seseorang, diajak mampir ke rumahnya. Sampai di rumahnya diberi suguhan, dijamu," tutur Sudirman menjelaskan tragedi dua mahasiswa tersebut.

Halaman:

Editor: Rapih Herdiansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini