• Selasa, 16 Agustus 2022

Info Haji Update! Indonesia Dapat Tambahan Kuota Haji 10 Ribu Jemaah, Simak Penjelasan PLT Irjen Kemenag RI

- Jumat, 24 Juni 2022 | 13:46 WIB
Indonesia dapat tambahan kuota haji 10 ribu jemaah. (Foto ilustrasi NEWSmedia)
Indonesia dapat tambahan kuota haji 10 ribu jemaah. (Foto ilustrasi NEWSmedia)

NEWSmedia - Kabar baik datang dari Tanah Suci Makkah. Indonesia akan mendapat penambahan kuota haji 10 ribu jemaah untuk tahun 2022 ini.

Di mana, wacana penambahan kuota haji tersebut kini dalam tahap pembahasan oleh pihak-pihak terkait.

Hanya saja, tersiar kabar bahwa penambahan kuota haji tersebut memiliki kriteria khusus terkait sasaran yang dapat memanfaatkannya.

Baca Juga: Jadwal Piala Presiden Hari Ini Jumat 24 Juni 2022: Adu Kekuatan Penuh PSIS Semarang Untuk Kalahkan PSS Sleman

Plt. Irjen Kementerian Agama (Kemenag) Nizar Ali menyebutkan, tambahan 10 ribu kuota haji tak diperuntukkan bagi jemaah haji reguler.

Hal itu dilihat dari segi kesiapan dengan waktu yang terbilang singkat.

"Pertama ini datangnya mepet. Kalau dari segi dimensi analisis kita terhadap manajemen itu sangat riskan kalau untuk jemaah reguler," sebut Nizar Ali kepada awak Media Center Haji (MCH) di Madinah, Kamis malam, 23 Juni 2022.

Nizar Ali menerangkan, penambahan kuota 10.000 ini bisa diperuntukkan untuk kuota jamaah haji khusus.

Baca Juga: Apakah Cokelat Putih Baik untuk Kesehatan? Ini Penjelasan Pakar Kesehatan Dunia, Allison Robicelli

"Analisis kami kemungkinan untuk jemaah haji khusus,” ungkap Nizar Ali seraya menuturkan fungsi pemerintah hanyalah sebagai regulator.


Menurutnya, pihaknya pun harus rapat terlebih dahulu bersama Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lantaran banyak hal yang harus dipersiapkan.

"Ini kan harus raker dengan DPR, transaksi pesawatnya, layanan sini pun kateringnya, paspor visa itu butuh waktu. Kalau jamaah haji khusus sudah terbiasa," sebutnya.

Nizar menambahkan, nantinya hasil rapat pemerintah dengan DPR akan diumumkan sebelum keberangkatan terakhir jamaah haji Indonesia pada 3 Juli.
 
Baca Juga: Tiga Hal Kecil Ini Bisa Dilakukan Siapa Saja untuk Menjaga Lingkungan Hidup dengan Cara Sederhana

Untuk diketahui, haji khusus merupakan perjalanan haji yang resmi melalui kuota negara yang diberikan pemerintah Arab Saudi sebagaimana haji reguler.

Baik haji khusus maupun regule sama-sama berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Keduanya pun tetap harus menunggu antrean pemberangkatan untuk bisa ke tanah suci.

Perbedaannya terletak pada jumlah antreannya, yang mana haji khusus lebih pendek dibanding reguler.

Ya, haji khusus etimasi pemberangkatannya tak sampai satu dekade, kisaran wakatunya sekitar 5-7 tahun, tergantung jumlah antrean.***

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini