• Sabtu, 20 Agustus 2022

Kepala BPIP Dorong Dunia Kedokteran Implementasikan Nilai-Nilai Pancasila

- Selasa, 5 Juli 2022 | 23:07 WIB
Kepala BPIP Prof. Yudian Wahyudi dalam acara di UGM. (Humas BPIP)
Kepala BPIP Prof. Yudian Wahyudi dalam acara di UGM. (Humas BPIP)

NEWSmedia - Kepala BPIP atau Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, MA., PhD, dorong dunia kedokteran mampu mengimplementasikan nilai-nilai pancasila menjadi sikap, perilaku, etos kerja dan terobosan baru berdasarkan semangat gotong royong seperti yang digagas oleh Bung Karno.

Hal tersebut disampaikan saat menjadi Keynote Speaker dengan mengangkat tema "The Role of National Outlook: Expected Values of PANCASILA for Health Professions" dalam acara Indonesian Medical and Health Professions Education 1st International Conference, di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Selasa 5 Juli 2022.

Prof. Yudian menyampaikan penghayatan nilai-nilai pancasila di dunia kedokteran pada akhirnya adalah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kesejahteraan rakyat Indonesia. 

Baca Juga: 16 Kampus Terbaik Indonesia Lengkap Dengan Tokoh-tokoh yang Menjadi Alumninya, UGM Nomor 1

"I hope in this international conference the participants will not only be able to absorb the material that provided by speakers, but also be able to implement and internalize the values of Pancasila into attitudes, behavior, work ethic, and new breakthroughs in the medical world. Which ultimately improves public health in turning for the welfare of the people of Republic Indonesia" Tuturnya.

Prof Yudian menjelaskan bahwa semangat para praktisi medis dan para profesional kesehatan telah hadir jauh sebelum proklamasi kemerdekaan.

"The idea of Pancasila might have been coined by Soekarno and later strengthened by Hatta. But its spirit had been nurtured long before the declaration of independence, and put into practice by, among others, medical practitioners and health professionals," Ucapnya.

Baca Juga: Puncak Widosari, Destinasi Desa Wisata Terbaik di Kulon Progo Yogyakarta Dikunjungi Menparekraf Sandiaga Uno

Prof. Yudian mengatakan contoh pahlawan kesehatan seperti Prof. Dr. Sardjito, Rektor Pertama Universitas Gadjah Mada, yang kemudian diabadikan menjadi nama rumah sakit Universitas Gadjah Mada. Prof. Sardjito memprakarsai pendirian laboratorium dan rumah sakit pada masa perjuangan kemerdekaan, selain itu, Doktor Cipto Mangunkusumo yang atas jasa-jasanya, namanya juga diabadikan sebagai nama Rumah Sakit Umum Pusat Nasional CiptoMangunkusumo (RSCM). 

Halaman:

Editor: Nurcholis Fajri Syah

Tags

Artikel Terkait

Terkini