• Jumat, 19 Agustus 2022

Pasca Gempa di Sulawesi Tengah, Kementerian PUPR Bangun Hunian Tetap dan Tahan Gempa untuk Warga Terdampak

- Rabu, 27 Juli 2022 | 15:15 WIB
Bangu hunian layak untuk warga terdampak Gempa di Palu Donggala oleh Menteri PUPR. (NEWSmedia/Kementerian PUPR RI)
Bangu hunian layak untuk warga terdampak Gempa di Palu Donggala oleh Menteri PUPR. (NEWSmedia/Kementerian PUPR RI)

NEWSMEDIA - Kementerian PUPR atau  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bersama Pemerintah Daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng) siap melanjutkan pembangunan hunian tetap

Kementerian PUPR berinisiatif membangun hunian tetap dan layak bagi warga di Sulawesi Tengah pasca bencana Tahap 2A untuk masyarakat terdampak bencana gempa dan likuifaksi.

Hal ini dilakukan Kementerian PUPR dalam rangka menanggulangi dan membenahi hunian warga di Sulawesi Tengah yang terdampak Gempa menjadi hunian tetap yang tahan gempa.

Baca Juga: Waspada Kesetrum Demit! Kenapa Malam 1 Suro Tidak Boleh Keluar Rumah? Bonus Larangan Menurut Pamali Orang Jawa

"Kami siap melanjutkan pembangunan Huntap Pasca bencana untuk masyarakat di Sulteng. Kami rencanakan membangun 712 unit Huntap untuk tahap 2A. Lokasinya berada di Kota Palu dan Kabupaten Donggala," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto saat menghadiri Penandatanganan Kontrak Paket Pembangunan Huntap Pasca Bencana Sulteng Beserta Prasarana Dasar Kavling Unit 2A di Sulawesi Tengah.

Iwan menerangkan, Kementerian PUPR sebelumnya telah menyelesaikan Hunian tetap tahap pertama sebanyak 1.679 unit untuk masyarakat yang terdampak bencana likuifaksi. 

Baca Juga: Ramalan Zodiak Aries Hari Ini, Kamis 28 Juli 2022 Simak Ramala Karir Cinta Keuangan dan Kesehatan

Pihaknya juga melaksanakan serah terima alih status serta pemanfaatan dan penghunian Hunian tetap kepada tiga pemerintah daerah yakni Pemerintah Kabupaten Sigi, Pemerintah Kabupaten Donggala dan Pemkot Palu.

Iwan mendorong peran besar dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/ Kota untuk pelaksanaan pembangunan Hunian tetap. 

Salah satunya dengan penetapan lokasi serta pendataan penerima bantuan. 

Baca Juga: Sejarah Tahun Baru Islam yang Perlu Kamu Tahu, Lengkap dengan Nama Bulan di Kalender Hijriyah

Hal itu diperlukan agar pemerintah pusat bisa menetapkan target pembangunan serta alokasi anggaran.

Halaman:

Editor: Ilah Rohilah

Tags

Artikel Terkait

Terkini