• Selasa, 6 Desember 2022

10 HP Diperiksa, Komnas HAM Sebut Ada Dugaan Pengaburan Fakta dalam Kasus Penembakan Brigadir J

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 18:02 WIB
Komnas HAM sebut ada dugaan pengaburan fakta dalam kasus penembakan Brigadir J (Pixabay.com/Skitterphoto)
Komnas HAM sebut ada dugaan pengaburan fakta dalam kasus penembakan Brigadir J (Pixabay.com/Skitterphoto)

NEWSmedia - Komnas HAM telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap 10 pemilik handphone yang diduga terlibat dalam penembakan Brigadir J.

Setalah melakukan pemeriksaan, pihak Komnas HAM memberikan keterangan terkait hasil dari pemeriksaan tersebut.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan mengkonfirmasi adanya dugaan upaya yang dilakukan pelaku untuk pengaburan fakta-fakta yang terjadi pada saat kejadian.

Baca Juga: Ini Tersangka Baru Kasus Kematian Brigadir J: Mahfud MD Sebut Inisial dan Pekerjaannya

"Masih indikasi-indikasi, hampir sama dengan yang diperiksa inspektorat Khusus (Irsus) ya bahwa ada dugaan-dugaan penghaburan fakta itu," kata Acmad Taufan dikutip NEWSmedia dari PMJnews pada Selasa, 9 Agustus 2022.

Kemudian Achmad Taufan juga menambahkan agar pihak Kapolri untuk segera mengambil tindakan terhadap keterangan tersebut.

Ia meminta kepada Irsus memeriksa lebih lanjut, apakah dugaan-dugaan tersebut benar adanya, karena dalam pemeriksaan tersebut pihak Achmad Taufan merasa terdapat indikasi-indikasi terkait.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Kasus Penembakan Brigadir J Bisa Selesai di Tingkat Polsek

“Kita minta kita dorong penyidiknya Timsus itu bekerja lebih maksimal, terutama menemukan CCTV itu, karena itu penting sekali. Selain CCTV itu apa? Jejak komunikasi yang lain, supaya tidak kemudian semata-mata mengandalkan keterangan orang per orang,” ujarnya.

Menurut keterangan tersebut, Acmad merasa bahwa barang bukti CCTV menjadi salah satu faktor penting dalam menyelesaikan kasus tewasnya Brigadir J.

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Artikel Terkait

Terkini