• Sabtu, 1 Oktober 2022

Kemenkes RI: Kadar Antibodi Penduduk Indonesia Meningkat Lebih dari 4 Kali Lipat, Apa Penyebabnya?

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 06:25 WIB
Hasil survei serologi Sars Cov-2 di Indonesia Juli 2022 (YouTube/ Kemenkes RI)
Hasil survei serologi Sars Cov-2 di Indonesia Juli 2022 (YouTube/ Kemenkes RI)

NEWSmedia - Survei serologi Sars Cov-2 yang sebelumnya telah dilakukan oleh BKPK Kementerian Republik Indonesia dan Tim Pandemi FKM Universitas Indonesia telah selesai dilaksanakan.

Berdasarkan hasil dari Sero-survei yang dilakukan pengumpulan datanya pada bulan Juli, berhasil mengunjungi kembali 84,5% dari 20.501 sampel terpilih pada sero-survei sebelumnya yaitu periode Desember 2021.

“Hasil yang pertama pada sero-survei menunjukan ada peningkatan proporsi penduduk yang mempunyai antibody SARS-CoV-2, dari 87,8 persen pada Desember 2021, menjadi 98, 5 persen pada Juli 2022,” kata Ari Irawan dikutip NEWSmedia dari Youtube Kementerian Kesehatan RI pada hari Kamis 11 Agustus 2022.

Baca Juga: Inilah Ciri ciri dan Gejala Hepatitis Akut yang Menyerang Anak anak, Kemenkes: Masyarakat Jangan Panik

Ari irawan menambahkan, meskipun penduduk Indonesia sudah memiliki peningkatan antibody, tetap dapat terinfeksi Covid-19.

Namun, risiko untuk terjadinya Covid-19 berat maupun resiko untuk meninggalnya akan jauh berkurang dari periode-periode sebelumnya.

“Kalau kita lihat kadarnya ada peningkatan sebesar kurang lebih empat kali lipat kadar antibody SARS CoV-2, itu adalah antibody untuk Covid 19,” sambung Ari Irawan.

Baca Juga: Vaksinasi Dosis Pertama Penduduk Indonesia Sudah Mencapai 62,5 Persen , Kemenkes Klaim Melebihi Target WHO

Distribusi kadar antibody (U/ml) pada penduduk Indonesia mempunyai antibody SARS Cov-2 menurut Survei median kadarnya meningkat dari 444.1 U/ml menjadi 2097 U/ml, lebih dari separuh penduduk Indonesi kadar antibody nya meningkat ke >1000 U/ml.

Lebih dari separuh penduduk Indonesi kadar antibody nya meningkat ke >1000 U/ml. Menurut Farid, peningkatan penduduk yang memiliki antibody dan kadar antibody penduduk Indonesia disebabkan oleh dua faktor utama karena vaksinasi dan infeksi.

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Artikel Terkait

Terkini