Surat Kabar Garis Keras di Iran Memuji Pelaku Penyerangan Salman Rushdie, Apa Alasannya?

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 15:47 WIB
Penulis Novel The Satanic Verses, Salman Rushdie ditusuk orang tak dikenal  (salmanrushdie.substack.com)
Penulis Novel The Satanic Verses, Salman Rushdie ditusuk orang tak dikenal (salmanrushdie.substack.com)

NEWSmedia - Sebelumnya tepat pada hari Jum’at 12 Agustus 2022, Salman Rushdie bersiap untuk memimpin diskusi tentang kebebasan artistik.

Saat itu, seorang pria New Jersey berusia 24 tahun bergegas ke panggung dan menikam Rushdie di leher dan dada.

Usai terjadi penyerangan terhadap Salman Rushdie, beberapa surat kabar garis keras di Iran memuji serta mendukung atas aksi pelaku dalam penyerangan Salman Rushdie tersebut.

Baca Juga: Penulis Novel The Satanic Verses Salman Rushdie Ditusuk di Bagian Leher, Terancam Kehilangan Sebelah Matanya

Diketahui, Salman Rushdie merupakan penulis yang telah dikecam oleh public, bahkan telah menarik ancaman pembunuhan dari Iran sejak terbitnya novel karya dia berjudul 'The Satanic Verses' sejak tahun 1989.

Pemimpin revolusi Islam Iran tahun 1979 bernama Ayatollah Ruhollah Khomeini, mengeluarkan fatwa tersebut pada tahun 1989.

Dalam fatwa tersebut berisi tentang menyerukan umat Islam di seluruh dunia untuk membunuh penulis kelahiran India setelah bukunya dikutuk sebagai penistaan.

Baca Juga: Rusia Lancarkan Serangan ke Ukraina Timur, Kota Pisky Semakin Panas, Ini Kata Pejabat Republik Rakyat Donetsk

Tidak sampai disitu, Yayasan Khordad ke-15 yang merupakan sebuah organisasi keagamaan Iran, meningkatkan hadiah atas kepala Salman Rushdie menjadi $2,5 juta pada tahun 1997.

Kemudian delapan tahun setelah pertama kali menawarkan hadiah, Yayasan Khordad meningkatkan jumlahnya menjadi $3,3 juta pada tahun 2012.

"Seribu bravos ... untuk orang pemberani dan patuh yang menyerang Salman Rushdie yang keluar dari ajaran Islam dan jahat di New York," ujar Iran Ali dalam tulisan Kayhan Garis Keras dikutip NEWSmedia dari Reuters Minggu, 13 Agustus 2022.

Baca Juga: Rusia Lancarkan Serangan ke Ukraina Timur, Kota Pisky Semakin Panas, Ini Kata Pejabat Republik Rakyat Donetsk

Ali merupakan pemimpin tertinggi redaksi dalam Kyhan garis keras, dia juga menambahkan bahwa tangan pelaku yang melukai Salman Rushdie yang dianggap musuh Tuhan harus diberi apresiasi.

Beberapa media garis keras lainnya pun turut serta memberitakan mengenai penyerangan yang terjadi terhadap Salman Rushdie.

Seperti Harian Khorasan, dalam tajuk utamanya yang mendukung penyerangan tersebut, selain itu surat kabar garis keras Vatan Emrooz juga ikut mendukung aksi tersebut lewa judul-judul pada beritanya.

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Artikel Terkait

Terkini