• Minggu, 2 Oktober 2022

Prof KH Nasaruddin Umar: Tokoh Lintas Agama Belum Dilibatkan dalam Perumusan Konsepsi Perencanaan Pembangunan

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 15:03 WIB
Prof. KH. Nasaruddin Umar memberikan arahan dalam upacara peringatan HUT RI di halaman Masjid Istiqlal Jakarta, Rabu 17 Agustus 2022. (Foto: BPMI for NEWSmedia)
Prof. KH. Nasaruddin Umar memberikan arahan dalam upacara peringatan HUT RI di halaman Masjid Istiqlal Jakarta, Rabu 17 Agustus 2022. (Foto: BPMI for NEWSmedia)

NEWSmedia - Imam Besar Masjid Istiqlal yang merupakan Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI), Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A mengungkapkan bahwa tokoh-tokoh agama tidak pernah dilibatkan dalam konsepsi perencanaan pembangunan.

Padahal, kata Nasaruddin Umar, tokoh-tokoh agama memiliki peran penting dalam negara, terutama dalam menghadapi krisis seperti yang terjadi tahun-tahun ini.

Hal tersebut dikatakan Nasaruddin Umar saat menjadi Inspektur Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia yang digelar Badan di halaman Masjid Istiqlal, Rabu 17 Agustus 2022.

Baca Juga: Apa Manfaat Kelapa Genjah? Jokowi Sebut untuk Antisipasi Krisis Pangan, Ini Penjelasan dan Cara Budidayanya

“Faktanya, tokoh-tokoh agama masih lebih banyak diundang oleh Kementerian Sosial untuk ikut serta menanggulangi berbagai masalah, tetapi belum pernah atau masih jarang diundang oleh Bappenas yang merumuskan secara konsepsional perencanaan pembangunan,” kata KH. Nasaruddin Umar sebagaimana rilis yang diterima Redaksi NEWSmedia, Rabu 17 Agustus 2022.

Nasaruddin tegas mengkritisi Bappenas atau Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) yang tidak melibatkan tokoh-tokoh agama dalam merumuskan konsepsi perencanaan pembangunan.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan para tokoh lintas Iman dan didengar peserta upacara di halaman Majsid Istiqlal.

“Bagaimana mungkin kita diminta menyelesaikan akibat sementara tidak pernah dilibatkan ketika merumuskan sebab yang mengakibatkan akibat itu muncul?” tuturnya.

“Jangan sampai ada kesan di kalangan tokoh-tokoh agama, dianggap bagaikan pemadam kebakaran atau pendorong mobil,” sambung Nasaruddin.

Ia pun mengungkapkan, peran tokoh-tokoh agama dalam negara Pancasila ini sangat penting, terutama dalam era masa krisis seperti yang terjadi dalam tahun-tahun terakhir ini.

Halaman:

Editor: Fauzan KR

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ICMI Banten Ajak Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

Jumat, 30 September 2022 | 07:44 WIB