• Senin, 26 September 2022

Apakah Bharada E Bisa Bebas Jika Pasal 51 KUHP Diterapkan, Begini Jawaban Konsultan Hukum Yosep Parera

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 06:22 WIB
Konsultan hukum Yosep Parera (Foto: Tangkap Layar YouTube Rumah Pancasila dan Klinik Hukum)
Konsultan hukum Yosep Parera (Foto: Tangkap Layar YouTube Rumah Pancasila dan Klinik Hukum)

NEWSmedia - Ronny Talapessy selaku kuasa hukum baru Bharada E menargetkan permohonan pasal 51 KUHP yaitu jika melakukan perbuatan berdasarkan perintah atasan tidak akan dipidana.

Apakah Bharada E bisa bebas pidana dengan pasal tersebut? konsultan hukum Yosep Parera beri penjelasan soal pertanyaan yang muncul di tengah publik tersebut .

Yosep Parera beri contoh kasus pengeboman Marina di Jakarta pada 2016 lalu, polisi saling tembak yang mana saat itu juga ada tersangka Irjen Ferdy Sambo.

Baca Juga: BI Keluarkan Uang Baru 2022, Ini Deretan Nama Pahlawan yang Muncul: Ada Ir Soekarno dan Moh Hatta

Terjadi tembak menembak atas perintah atasan sehingga ketika ada orang yang meninggal dunia tidak akan kena pidana.

Hal itu merupakan perintah dalam situasi dan kondisi yang sah untuk menyelamatkan orang lain karena bagian tugas kepolisian yakni melakukan pengamanan, perlindungan serta pengayoman kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Dalam perkara Bharada E bisa dilihat dan diukur bahwa sebenarnya perintah Irjen Ferdy Sambo tentu saja tidak sah karena bukan dalam keadaan tertentu untuk menyelamatkan sebuah situasi yang benar-benar mengharuskan diberikan perlindungan dan lain sebagainya.

Baca Juga: 3 Langkah Mudah Panggil Kakek Biru dan Bocil Hijau Pada Room FaFaFa Higgs Domino Terbaru 2022, Buktikan!

Kecuali jika berdasarkan fakta-fakta dan alat-alat bukti dapat ditemukan bahwa si korban tidak ditembak, maka dia akan melakukan sesuatu yang kemudian menyebabkan orang lain meninggal dunia.

Namun jika fakta membuktikan bahwa korban sudah dalam keadaan tidak berdaya dan kemudian diperintahkan untuk menembak dan penembakan itu dilakukan, maka yang bersangkutan tidak bisa diselamatkan dengan pasal 51 KUHP.

Halaman:

Editor: Adam Adhary Abimanyu

Tags

Artikel Terkait

Terkini