• Kamis, 8 Desember 2022

Sederet Fakta Luka di Tubuh Brigadir J Berdasarkan Hasil Otopsi Kedua, Tak Ada Luka Akibat Penganiayaan

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 15:00 WIB
Potret Brigadir J yang harusnya mengikuti wisuda pada Selasa, 23 Agustus 2022 di Universitas Terbuka (Dok. Facebook Roslin Emika/Jatimnetwork)
Potret Brigadir J yang harusnya mengikuti wisuda pada Selasa, 23 Agustus 2022 di Universitas Terbuka (Dok. Facebook Roslin Emika/Jatimnetwork)

NEWSmedia - Informasi terbaru terkait hasil otopsi kedua Brigadir J yang telah dilakukan pada Juli lalu dan hari ini Senin 22 Agustus 2022 telah dijadwalkan untuk diumumkan hasilnya.

Berdasarkan hasil otopsi kedua yang dilakukan oleh tim persatuan dokter forensik Indonesia (PDFI) yang dipimpin oleh Ade Firmansyah dan diumumkan langsung oleh Komjen Agus Andrianto selaku Kabareskrim.

Sebagai informasi dilakukannya otopsi yang kedua ini lantaran pihak keluarga dari Brigadir J masih merasakan adanya kejanggalan.

Baca Juga: Profil dan Biodata Ade Firmansyah, Seorang Dokter Forensik yang memimpin Otopsi Kedua Brigadir J

Kejanggalan tersebut bermula dari pihak keluarga yang melihat dan menemukan sejumlah luka di tubuh Brigadir J namun nyatanya tidak sesuai dengan keterangan dari polisi sebelumnya.

Hal itulah yang memicu pihak keluarga untuk mengusut dengan tuntas apa yang terjadi pada Brigadir J, yang mana hingga kini telah menjadi perbincangan publik lantaran luka yang dialami juga diduga akibat penganiayaan.

Oleh karena itu, berikut ini deretan fakta luka di tubuh Brigadir J berdasarkan hasil otopsi kedua:

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Sebut Peran Putri Candrawathi Sebagai 'Saksi Mahkota' Kasus Pembunuhan Brigadir J

1. Hanya luka tembak
Tim dokter PDFI menyatakan bahwa hanya ada luka tembak yang ada di tubuh Brigadir J. Menurut hasil pemeriksaan luka yang ditemukan oleh tim dokter forensik, ada 5 luka tembak di tubuh brigadir J, diantaranya ada 4 luka tembak yang keluar pada tubuh dan 1 peluru yang masih bersarang di sekitar punggung Brigadir J.

2. Luka di Tangan
Luka yang ada di tangan Brigadir J disebut akibat senjata api, bukan patah akibat penganiayaan seperti yang telah beredar selama ini.

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Artikel Terkait

Terkini