NEWSmedia - Berdasarkan kalender Hijriyah sekarang ini sudah memasuki bulan Safar.
Pada umumnya umat Islam, khususnya yang ada di Indonesia mempunyai anggapan jika bulan Safar adalah bulan sial atau bulan yang selalu membawa hal-hal buruk.
Dan hal ini sudah dipahami oleh umat Islam Indonesia jika bulan Safar dipandang membawa ketidakberuntungan.
Oleh sebab itu, setiap memasuki bulan Safar, sangat jarang sekali umat Islam menggelar kegiatan terutama pernikahan.
Namun benarkah demikian? Lalu bagaimana asal mula penamaan bulan Safar tersebut? Mengapa bulan Safar identik dengan bulan pembawa sial? Simak ulasannya berikut ini.
Dilansir NEWSmedia dari berbagai sumber, bulan Safar dianggap bulan sial lantaran erat kaitannya dengan kondisi sunyi pada kehidupan masyarakat Arab jahiliyah.
Pada bulan Safar, banyak sekali orang-orang Arab jahiliyah yang pergi keluar dari rumah untuk sebuah peperangan atau pun bepergian.
Dalam catatan sejarah, asal mula penamaan bulan Safar, karena rumah-rumah orang Arab dulu pada sepi. Ini dikarenakan mereka pada keluar untuk perang dan juga bepergian.
Baca Juga: Awalan Muhammad, Berikut 20 Nama Bayi Laki laki Modern yang Lahir Pada Bulan September 2022
Artikel Terkait
6 Fadhilah dan Keutamaan Wudhu, Salah Satunya Bisa Berkalam dengan Allah SWT, Simak Penjelasan Berikut!
Habib Novel Beri Ijazah, Dzikir dan Amalan Agar Menjadi Kaya, Berikut Cara Mengamalkannya, Lakukan Rutin!
Buya Yahya Jelaskan Puasa Asyura dan Puasa Tasua di Bulan Muharram, Berikut Bacaan Niatnya
Cukup Mudah, Berikut Niat Puasa Ayyamul Bidh Bahasa Arab dan Indonesia Lengkap dengan Keutamaannya
Salah Satu Karomah Habib Lutfi Bin Yahya, Sama dengan Gus Dur, Apa Itu? Simak Ulasan Berikut Ini
Niat Puasa Senin Pakai Bahasa Arab, Indonesia Lengkap Arti dan Hadits Pendukungnya
Benarkah Bulan Safar Bulan Apes? Atau Apakah Bulan Safar Baik untuk Menikah? Simak Ulasan Berikut Ini