• Sabtu, 10 Desember 2022

105 Juta Data Kependudukan di KPU Diduga Bocor, Bagaimana Persiapan Pemilu 2024?

- Kamis, 8 September 2022 | 17:54 WIB
Komisioner KPU, Idham Holik  (Instagram/ @kpuri)
Komisioner KPU, Idham Holik (Instagram/ @kpuri)

NEWSmedia - Sebanyak 105 juta data kependudukan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) diduga bocor.

Beredar kabar jika data kependudukan yang ada di KPU dijual di Breached Forums oleh seorang pengguna yang bernama Bjorka.

Diketahui, sebelum membocorkan data kependudukan di KPU, Bjorka sudah lebih dulu membocorkan data pelanggan IndiHome dan menjualnya dengan harga Rp1,3 miliar.

Baca Juga: Diduga 1,3 Miliar Data Kartu SIM Bocor, Segera Cek Keamanan Nomormu Melalui Link Ini!

Dilansir NEWSmedia dari berbagai sumber, data Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga Indonesia yang dijual sebesar Rp 1,3 miliar itu berasal dari data Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Berdasarkan pantauan pada situs breached.to, ada sebuah postingan yang dilakukan Bjorka dengan judul Indonesia Citizenship Database From KPU 105M.

Bjorka mengklaim bahwa dirinya telah memiliki 105.003.428 data kependudukan warga Indonesia yang berasal dari data KPU.

Baca Juga: Dampak Data SIM Bocor Ternyata Sangat Merugikan, Hati-hati! Segera Cek Nomor HP Kamu disini

Bahkan tidak hanya NIK yang dimiliki, tapi juga mempunyai nomor Kartu Keluarga (KK) berikut nama lengkap, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, dan yang lainnya.

Semua data itu tersimpan dalam bentuk file dengan kapasitas 4 GB (Gigabite). Itu pun sudah dikompresi dari yang sebelumnya 20 GB.

Halaman:

Editor: Ahmad Hipni

Tags

Terkini