• Minggu, 3 Juli 2022

Di Muktamar Al-Khairiyah, Jokowi Salah Sebut Panimbang Jadi Patimbang

- Sabtu, 22 Oktober 2016 | 20:48 WIB
Presiden Jokowi diwawancara usai menghadiri agenda Muktamar ke-9 Al-Khairiyah di Kota Cilegon, Sabtu (22/10/2016).*
Presiden Jokowi diwawancara usai menghadiri agenda Muktamar ke-9 Al-Khairiyah di Kota Cilegon, Sabtu (22/10/2016).*

CILEGON, [NEWSmedia] - Presiden Joko Widodo terus menyosialiasikan program-program pemerintah dalam setiap kunjungannya ke daerah. Tak terkecuali saat menghadiri Muktamar ke-9 Alkhairiyah di Kampus Al-Khaiiyah, Citangkil, Cilegon, Sabtu (22/10/2016).

Pada kesempatan tersebut, Jokowi mengungkapkan pihaknya terus konsisten untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, termasuk di Provinsi Banten.

“Di Banten ini, untuk jalan tol misalnya, pemerintah tengah menggenjot pembangunan jalan tol Serang-Patimbang," kata Jokowi saat memberikan pidato sambutan.

Namun ternyata Muktamirin Al-Khairiyah mendengar bahwa Jokowi salah menyebut Panimbang menjadi Patimbang.

Kontan para muktamirin pun berteriak mengoreksi ucapan Jokowi yang salah menyebut nama daerah di Kabupaten Pandeglang itu.

"Ya udah pokoknya itu. Emang presiden tidak boleh salah," kilah Jokowi sambil bercanda.

Jokowi pun menceritakan bahwa dirinya memang sering salah menyebutkan  nama-nama daerah. Hal itu mengingat ada sekitar 560 kabupaten/kota di Indonesia.

"Waktu kemarin di Yahukimo juga saya salah nyebut. Saya bilang Yakuhimo, ya langsung pada teriak, hehehe," ucap Jokowi, sambil tertawa kecil.

Kehadiran Jokowi dalan rangkaian acara Muktamar ke-9 Al-Khairiyah di Kota Cilegon, juga bertepatan dengan acara presiden membuka Pekan Olahraga Santri dan Seni antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) VII Tahun 2016 yang digelar di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang pada Sabtu (22/10/2016) malam.

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini