• Rabu, 8 Desember 2021

Ahli MUI Jelaskan Penistaan Agama yang Dilakukan Ahmad Musadeq

- Kamis, 19 Januari 2017 | 07:55 WIB
Ahmad Musadeq, tersangka kasus dugaan penistaan agama.*
Ahmad Musadeq, tersangka kasus dugaan penistaan agama.*

[NEWSmedia] - Jaksa meminta keterangan ahli MUI Dr Ridha dan Dr Khaerudin dari MUI. Keterangan dua ahli itu diminta dalam persidangan untuk membuktikan unsur penistaan agama dalam persidangan terdakwa penistaan agama Ahmad Musadeq.

"Tadi kita telah meminta keterangan ahli dari MUI dari Dr Ridha dan Dr Khaerudin, untuk mencari apakah unsur penistaan agama sebagaimana padal 156 huruf a ini telah terpenuhi atau tidak," kata Jaksa Penutut Umum (JPU), Abdul Rauf usai persidangan di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Jalan Dr Soemarno, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (18/1/2017).

Abdul juga keberatan terhadap kuasa hukum dan terdakwa yang seolah-olah menjadikan saksi ahli sebagai saksi fakta. Padahal pihaknya mendatangkan ahli dari MUI untuk melihat unsur-unsur pidana dalam penistaan agama.

"Jadi ahli ini kita panggil untuk keilmuannya, bukan karena dia yang melihat langsung kejadian," kata Abdul.

Abdul mengatakan setidaknya ada 50 saksi termasuk saksi ahli yang akan dihadirkan dalam persidangan pimpinan Gafatar ini. Besok rencananya jaksa akan menghadirkan saksi fakta.

"Besok kita akan memanggilkan dua saksi fakta yang juga mantan pengikut aliran ini. Pihaknya ingin merekonstruksi cerita Gafarar menjadi terang dan jelas," imbuhnya

"Sidangnya dari Senin sampai Kamis, kalau besok kita akan panggil Dr Rika yang kemarin ramai beritanya di Yogyakarta, minggu depan baru kita minta keterangan ahli pidana untuk melihat unsur makar dalam perkara ini," ujar Abdul.

PN Jaktim menggelar sidang Ahmad Musadeq dan dua petinggi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Mereka didakwa pasal penistaan agama dan makar dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Terdakwa Ahmad Musadeq mendapat pendampingan hukum dari LBH Jakarta. [dtn] 

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

X