• Selasa, 7 Desember 2021

Buruh Banten Minta Pemerintah Evaluasi Pekerja Asing

- Senin, 1 Mei 2017 | 14:49 WIB
SBSI Provinsi Banten, merayakan May Day dihalaman Kawasan Pemerintah Pusat Provinsi Banten (KP3B), Senin, (1/5/2017). 
SBSI Provinsi Banten, merayakan May Day dihalaman Kawasan Pemerintah Pusat Provinsi Banten (KP3B), Senin, (1/5/2017). 

SERANG, [NEWSmedia] - Ratusan buruh dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Provinsi Banten, merayakan May Day dihalaman Kawasan Pemerintah Pusat Provinsi Banten (KP3B), Senin, (1/5/2017). 

Dalam memperingati May Day tersebut, buruh tidak ingin aksi mereka disebut sebagai aksi unjuk rasa.

"Ini bukan unjuk rasa, tapi memperingati May Day," kata Ketua SBSI Banten, Nurhamid saat diwawancara disela-sela acara.

Buruh juga meminta agar pemerintah mengevaluasi tentang undang-undang perburuhan yang selama ini diabaikan oleh pemerintah, tidak hanya itu pemerintah juga dianggap kurang selektif dalam mempekerjakan tenaga asing.

"Pengawasan terhadap undang-undang perburuhan diabaikan oleh Disnaker, banyak pekerja asing yang masuk ke Banten tanpa memiliki kemampuan dibidangnya, pemerintah harus mengevaluasi itu semua," tegas Nurhamid.

Selain itu, buruh juga berharap agar tenaga kerja asli Indonesia dan Banten bisa diprioritaskan untuk bekerja guna mengurangi tingkat pengangguran, pemerintah juga dinilai kebablasan dalam mempekerjakan tenaga asing sehingga ada yang ilegal. [Vredo]

Editor: Muhammad Adi

Tags

Terkini

X