• Minggu, 19 September 2021

Soal Kemacetan di Terowongan Trondol, Wali Kota Serang: Solusinya Harus Dibangun ‘Flyover’

- Senin, 11 September 2017 | 12:45 WIB
Wali Kota Serang Tb Haerul jaman diwawancara wartawan usai acara diskusi soal 'Format Tata Ruang Ideal Kota Serang untuk mencegah Kemacetan dan Banjir' yang diselenggarakan ICMI Kota Serang, Senin (11/9/2017).*
Wali Kota Serang Tb Haerul jaman diwawancara wartawan usai acara diskusi soal 'Format Tata Ruang Ideal Kota Serang untuk mencegah Kemacetan dan Banjir' yang diselenggarakan ICMI Kota Serang, Senin (11/9/2017).*

SERANG, [NEWSmedia] - Terowongan Trondol di Kota Serang menjadi titik kemacetan yang sering dikeluhkan warga. Kemacetan terburuk terjadi setiap hari pada saat masyarakat memulai aktivitas di pagi hari.

Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Serang, Tb Haerul Jaman mengatakan, solusi untuk mengatasi kemacetan di Terowongan Trondol yang masuk wilayah Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, adalah membangun flyover.

“Ada titik kemacetan yang buruk dan butuh anggaran besar, contoh terowongan di Kaligandu (Terowongan Trondol), solusinya harus dibangun flyover. Pemkot belum mampu, kita koordinasi ke Pemrov agar bisa membantu, mudah-mudahan ke depan ada solusi,” kata Jaman saat diwawancara wartawan usai menghadiri acara diskusi soal 'Format Tata Ruang Ideal Kota Serang untuk mencegah Kemacetan dan Banjir' yang diselenggarakan ICMI Kota Serang, Senin (11/9/2017).

Haerul Jaman mengungkapkan, Terowongan Trondol merupakan titik kemacetan paling buruk. Sambil menunggu realisasi pembangunan flyover, pihaknya membuat alternatif, yakni membuka jalan yang tembus dari terowongan Trondol ke terowongan Unyur.

“Kemarin pogresnya baru pemadatan jalan biar bisa diaspal,” ungkapnya.

Diketahui, Terowongan Trondol menjadi daerah perlintasan utama warga di Perumahan Banten Indah Permai (BIP), Perumahan Taman Banten Lestari (TBL), Perumahan Taman Mutiara Indah (TMI), kemudian kemudian Kampung Lebak, Kampung Gempol dan warga Kaligandu.

-

Sejak 2015, Pemerintah Kota Serang menjanjikan kepada warga, bahwa pada 2018 akan membangun jalan tembus ke Kasemen. Kemacetan di Terowongan Trondol memang cukup parah. Untuk melalui jalan terowongan yang memiliki panjang sekitar 10 meter itu, pengendara roda dua bisa menempuh sekitar 15 menit, dan kendaraan roda empat hingga mencapai 30 menit, akibat antrean kemacetan.

Kemacetan Lalu Lintas di Ibu Kota

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

X