• Selasa, 28 September 2021

Tiga Anggota Bawaslu Banten Dilantik, Ini Tantangan Barunya

- Rabu, 20 September 2017 | 19:54 WIB
72 orang anggota Bawaslu Provinsi terpilih masa jabatan 2017 - 2022 setelah dilantik di Crowne Hotel Jakarta, Rabu (20/9/2017). (Foto: bws)
72 orang anggota Bawaslu Provinsi terpilih masa jabatan 2017 - 2022 setelah dilantik di Crowne Hotel Jakarta, Rabu (20/9/2017). (Foto: bws)

JAKARTA, [NEWSmedia] - Sebanyak 72 anggota Bawaslu Provinsi terpilih masa jabatan 2017 - 2022 dari 24 provinsi dilantik dan diambil sumpah janjinya oleh Ketua Bawaslu RI, Abhan di Crowne Hotel Jakarta, Rabu (20/9/2017).

Dari 72 anggota Bawaslu yang dilantik tersebut, tiga di antaranya adalah anggota Bawaslu Provinsi Banten, yaitu Didih M. Sudi, Ali Faisal dan Nuryati Solapari.

"Sekali lagi, ini adalah upaya untuk menyambut dan menghadapi serangkaian tantangan Pemilu ke depan," kata Ketua Bawaslu RI, Abhan dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, anggota Bawaslu yang telah dilantik tersebut mempunyai tantangan dan rintangan baru, diantaranya adalah penyelenggaraan Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2019 akan dilakukan secara bersamaan.

"Tantangan tersebut menjadi warning bagi Bawaslu untuk melakukan persiapan-persiapan intensif untuk keberhasilan Pemilu ke depan. Bawaslu dan jajaran harus betul-betul siap menghadapi tantangan tersebut," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, tantangan lain yang bakal dihadapi anggota Bawaslu Provinsi terpilih adalah bertambahnya 'actor politik' yang terlibat sebagai implikasi penyelenggaran Pemilu secara bersamaan.

"Secara teknis tentu ini adalah tantangan bagaimana Bawaslu mengelola sumber daya pengawasan sehingga dapat menjangkau tidak saja pada aspek luas geografis tapi juga banyaknya para pihak yang terlibat dalam Pemilu," ungkpanya.

Dari aspek pemilih, lanjut dia, masih rentan terjadinya 'politik uang'. Perilaku ini, menurutnya dapat merusak integritas Pemilu.

"Ini jadi tantangan Bawaslu agar memperkuat posisi pemilih dan membangun kesadaran masyarakat agar memiliki kemampuan serta berani menolak politik uang," terangnya.

Halaman:

Editor: Mulyadi

Tags

Terkini

X